Mengenal Sejarah Perkembangan Ilmu Fisika di Dunia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah perkembangan ilmu fisika menurut Halim dalam buku Pengantar Fisika Kuantum 3 dibedakan menjadi tiga tahap, yakni tahap awal pada tahun 2400 sebelum masehi, tahap kedua tahun 1600 masehi, dan tahap ketiga tahun 1900 masehi.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah uraian lengkap mengenai sejarah perkembangan ilmu fisika di dunia yang menarik untuk disimak.
Sejarah Perkembangan Ilmu Fisika
Pada dasarnya, perkembangan ilmu fisika dikategorikan menjadi tiga bagian. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.
Periode Pertama pada Tahun 2400 SM
Perkembangan ilmu fisika pada tahap awal sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu yang lain. Seperti ilmu teknologi, filsafat, dan lain sebagainya. Di dalam sejarah ilmu fisika terdapat tercatat ada beberapa filusuf atau pemikir yang ikut berperan dalam kemajuan ilmu fisika.
Para filsuf tersebut antara lain Phytagoras, Thales, Anaximander, Heraklitus dan Parmenides, serta Empedokles. Mereka mencari jawaban tentang bagaimana keberadaan alam semesta ini.
Menurut para filsuf zaman dulu, terjadinya alam dan wujudnya alam semesta ini adalah karena kehendak para dewa. Itulah mengapa ilmu alam pada masa tersebut tidak mengalami perkembangan signifikan.
Akhirnya para filsuf itu mencoba keluar dari paradigma tersebut dan mencoba untuk merasionalkan. Ada yang berfikir terjadinya alam berasal dari air, apeiron atau sesuatu yang tidak terbatas, pergolakan bumi berasal dari api, air, tanah, dan pemikiran-pemikiran lainnya.
Periode kedua pada Tahun 1600 Masehi
Tahap kedua ini ilmu fisika sudah banyak mengalami perkembangan. Terutama dipelopori oleh Newton dan Galileo.
Pada abad 1600 ini banyak arah kajian yang berfokus pada jagad raya, gerak benda yang berukuran makrokospik, serta hukum tentang listrik dan termodinamika.
Berikut beberapa contoh penemuan dari para ilmuan pada abad ke 1600 Masehi.
Newton: Menemukan bahwa cahaya matahari dapat dipisahkan menjadi spektrum dengan memakai prisma.
Galileo: Dengan memakai teleskopnya dapat menemukan gunung-gunung di spot matahari, bulan, satelit jupiter, bintang-bintang baru, dan venus.
Thomas Edison: Menciptakan bola lampu pijar.
Selain ketiganya, masih banyak ilmuwan lain yang sukses menghasilkan penemuan bermanfaat bagi umat manusia.
Periode Ketiga Pada Tahun 1900 Masehi
Masa ini dikenal sebagai babak baru dalam perkembangan ilmu fisika kuantum dan modern. Hal tersebut ditandai dengan penemuan Plank tentang konsep kuantisasi cahaya.
Pada periode ini, hampir sepanjang kajian ilmu membahas tentang gelombang elektromagnetik dan kaitannya benda-benda berukuran mikroskopik. Pemikiran-pemikiarn yang ditemukan, diantaranya;
Milikan: Dapat mengukur muatan elektron
Stark: Medan listrik yang kuat dapat memisahkan garis spektral
Fessenden: Dapat mendemonstrasikan gelombang radio.
Itulah sejarah perkembangan ilmu fisika di dunia. Semoga bermanfaat! (DAI)
