Konten dari Pengguna

Mengenal Strategi Pergerakan Nasional dan Faktor Penyebabnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi strategi pergerakan nasional. Sumber: Mikhail Nilov/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi strategi pergerakan nasional. Sumber: Mikhail Nilov/pexels.com

Strategi pergerakan nasional adalah suatu bentuk upaya perjuangan untuk mendorong kemerdekaan suatu negara. Strategi pergerakan nasional sendiri terbagi menjadi dua, yaitu strategi pergerakan radikal dan kooperatif.

Kurniawan dalam Peran Etnis Tionghoa pada Masa Pergerakan Nasional: Kajian Pengembangan Materi Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas menyebutkan bahwa adanya strategi pergerakan nasional ini penting untuk mendukung kemerdekaan Indonesia pada masa perjuangan.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar strategi pergerakan nasional, simak penjelasannya di artikel ini.

Strategi Pergerakan Nasional

Ilustrasi strategi pergerakan nasional. Sumber: Mikhail Nilov/pexels.com

Strategi pergerakan nasional adalah suatu bentuk strategi bangsa pada masa pergerakan nasional untuk mendukung kemerdekaan Indonesia. Pergerakan nasional di Indonesia sendiri dimulai dari berdirinya organisasi modern pertama, yakni Budi Utomo.

Pergerakan nasional yang semula penuh dengan senjata fisik akhirnya perlahan-lahan berubah menjadi pergerakan dari segi intelektual. Strategi pergerakan nasional memiliki dua jenis, yaitu radikal non kooperatif dan moderat kooperatif.

Berikut ini penjelasan dari kedua jenis strategi pergerakan nasional tersebut.

1. Strategi Pergerakan Nasional Radikal Non Kooperatif

Strategi pergerakan nasional non kooperatif adalah suatu bentuk strategi perjuangan yang menggunakan cara keras saat menentang kebijakan pihak kolonial Belanda.

Cara non kooperatif ini menunjukkan bahwa upaya kemerdekaan perlu diusahakan oleh bangsa Indonesia sendiri. Periode ini ditandai dengan munculnya beberapa organisasi yang radikal dan ekstrem. Adapun kurun waktu masa pergerakan nasional non kooperatif ini berlangsung pada 1925.

2. Strategi Pergerakan Nasional Moderat Kooperatif

Strategi pergerakan nasional moderat kooperatif adalah suatu bentuk strategi perjuangan yang menghindari perilaku ekstrem dan kekerasan. Taktik pergerakan nasional ini umumnya dilakukan melalui kerja sama dengan pihak penjajah.

Faktor Penyebab Strategi Pergerakan Nasional

Setiap strategi pergerakan nasional yang berlangsung tentu memiliki faktor penyebabnya masing-masing. Adapun sejumlah faktor penyebab strategi pergerakan nasional adalah:

1. Penyebab Strategi Pergerakan Nasional Radikal Non Kooperatif

  • Adanya krisis Malaise pasca Perang Dunia I yang diawali sejak tahun 1921, sehingga memicu kehancuran perekonomian dunia.

  • Pergantian kepala pemerintahan bersifat reaksioner, sehingga memicu terbentuknya kebijakan yang justru merugikan rakyat.

2. Penyebab Strategi Pergerakan Nasional Kooperatif

  • Terjadinya krisis ekonomi dunia atau Krisis Malaise pasca Perang Dunia I, sehingga memengaruhi perekonomian berbagai negara.

  • Pemberlakuan peraturan pembatasan berserikat dari pihak Belanda terhadap sejumlah organisasi pergerakan nasional.

  • Banyaknya tokoh pergerakan nasional yang ditangkap oleh pihak Belanda.

Demikian beberapa informasi seputar strategi pergerakan nasional dan penyebabnya. [ENF]