Konten dari Pengguna

Mengenal Suku-suku di Pulau Papua dan Keunikannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi suku-suku di pulau papua, sumber foto: ianknabel66 by pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suku-suku di pulau papua, sumber foto: ianknabel66 by pixabay.com

Papua merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan budaya dan tradisi yang beragam. Maka tidak heran jika suku-suku di Pulau Papua masih memegang teguh nilai-nilai leluhurnya.

Apabila kamu masih belum tahu suku-suku dari Papua, tak perlu khawatir. Karena artikel ini akan memberi penjelasan lengkap tentang suku-suku di Pulau Papua dan keunikannya.

Mengenal Suku-suku di Pulau Papua

Ilustrasi suku-suku di pulau papua, sumber foto: ianknabel66 by pixabay.com

Dikutip dari Buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) karya Nana Supriatna, Mamat Ruhimat, Kosim, berikut ini terdapat suku-suku di Pulau Papua yang unik.

1. Suku Bangsa Dani

Pertama ada suku Bangsa Dani yang menetap di Pegunungan Jayawijaya. Suku Dani merupakan salah satu suku bangsa Indonesia yang mendiami daerah pedalaman di Pulau Papua

Perlu kamu tahu bahwa suku Dani memiliki kepercayaan animisme dengan sistem kekerabatan patrilineal. Suku Dani memiliki alat musik yang khas yaitu Genggong.

2. Suku Bangsa Arfak

Selanjutnya ada suku bangsa Arfak, orang-orang yang tinggal di Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. Kebanyakan orang suku Arfak menetap di Anggi Manokwari.

3. Suku Bangsa Asmat

Suku Bangsa Asmat merupakan salah satu suku bangsa di Pulau Papua yang menetap di Papua bagian Selatan. Orang suku Asmat dari Papua terkenal dengan keuletan dalam membuat ukuran patung.

Bahkan seni ukiran suku bangsa Asmat sangat terkenal baik di kalangan warga lokal maupun mancanegara. Suku bangsa Asmat tinggal di rumah-rumah panggung yang bernama tysem.

Pemimpin suku bangsa Asmat dianggap sederajat dengan warga negara lain. Namun, ia tetap harus lebih pandai dan ahli dalam suatu aktivitas sosial tertentu.

Orang Asmat sendiri memiliki keyakinan bahwa mereka merupakan keturunan dewa yang turun dari dunia gaib. Dewa tersebut berada di seberang laut ufuk, tempat dimana matahari terbenam setiap harinya.

Bukan hanya itu saja, orang Asmat juga yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia terdapat berbagai macam ruh.

Itulah suku-suku di Pulau Papua yang penuh dengan keunikan dan keberagaman. Apa kamu pernah mendengar beberapa nama dari suku-suku di Pulau Papua tersebut? (DSI)