Mengenal Tanggal Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki beserta Faktanya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki adalah bukti balasan dari Amerika Serikat yang sebelumnya diserang oleh Jepang. Tanggal pengeboman Hiroshima dan Nagasaki terjadi pada 6 dan 9 Agustus 1945.
Lantas, kenapa tanggal-tanggal tersebut dipilih sebagai hari pengeboman Hiroshima dan Nagasaki? Agar semakin tahu, simak penjelasan di bawah ini!
Fakta Tanggal Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki
Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat, Pearl Harbor, di Hawaii. Kala itu, pesawat Jepang menghancurkan Armada Pasifik Amerika Serikat.
Penyerangan tersebut dikomandoi Laksamana Madya Chuichi Nagumo. Akibatnya, Amerika Serikat marah dan menyatakan perang kepada Jepang.
Kemudian, dalam Perang Dunia II, Jepang berada di puncak kejayaan pada Maret 1942 saat Jepang berhasil menguasai sumber minyak di Indonesia.
Namun, Jepang mengalami kekalahan ketika pertempuran di Midway tahun 1942. Pertempuran tersebut mengakibatkan 3 kapal induk dan pesawat Jepang tenggelam dan terbakar. Jepang kehilangan sebanyak 330 pesawat.
Kemenangan selanjutnya selalu berpihak pada Amerika Serikat, misalnya pertempuran laut dan darat di Kepulauan Solomon, Tarawa, Irian, dan sebagainya.
Perang Dunia II yang terjadi di banyak negara telah menelan banyak korban jiwa, baik mengalami luka-luka maupun meninggal dunia. Akan tetapi, Jepang tidak mau menyerah dan tetap antusias melanjutkan perang.
Jepang membuktikannya dengan kegigihan untuk melanjutkan perang meskipun sudah beberapa kali mengalami kekalahan. Hal ini membuat Presiden Amerika Serikat, Harry S. Truman, memutuskan untuk mengakhiri perang dengan menggunakan bom atom.
Sebelum bom atom benar-benar dijatuhkan, Amerika Serikat terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada Jepang dengan memberikan ultimatum lewat Deklarasi Potsdam.
Artinya, Jepang diberikan kesempatan mengakhiri perang dengan menyerah tanpa syarat atau Unconditional Surrender. Namun, Deklarasi Potsdam diabaikan oleh Jepang.
Atas hal inilah, Presiden Amerika Serikat memerintahkan untuk menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Meskipun Hiroshima sudah porak-poranda, pemerintah militer Jepang masih bungkam dan tidak mau menyerah.
Hingga 3 hari kemudian, bom atom kedua dijatuhkan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Pengeboman yang terjadi di kedua kota penting Jepang tersebut pun berhasil membuat Jepang menyerah tanpa syarat pada 14 Agustus 1945.
Yoachim Agus Tridiatno dalam buku berjudul Harapan, Daya Hidup Manusia menjelaskan bahwa bom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Kota Hiroshima dan Nagasaki adalah tragedi perang paling besar dalam sejarah manusia sampai saat ini.
Korban meninggal akibat peristiwa tersebut bahkan jumlahnya mencapai 140 ribu orang di kota Hiroshima dan 70 ribu orang di Nagasaki.
Demikianlah penjelasan tentang tanggal pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)
