Konten dari Pengguna

Mengenal Teori Ausubel dan Penerapannya dalam Pembelajaran

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teori ausubel. Sumber: Christina Morillo/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teori ausubel. Sumber: Christina Morillo/pexels.com

Teori ausubel adalah salah satu jenis teori dalam pembelajaran. Teori ini menekankan pada pembelajaran yang bermakna.

Berdasarkan tuturan Muamanah dalam penelitiannya bertajuk Pelaksanaan Teori Belajar Bermakna David Ausubel dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, teori ini berorientasi pada pengulangan sebelum dimulainya pembelajaran.

Bagaimana maksudnya? Kamu pasti sering mendapati guru yang bertanya tentang materi pada pembelajaran sebelumnya. Nah, hal ini yang dimaksud dengan pengulangan.

Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu bisa menyimak artikel ini sampai habis.

Apa itu Teori Ausubel?

Ilustrasi teori ausubel. Sumber: fauxels/pexels.com

Teori Ausubel dicetuskan oleh David Ausubel. Teori ausubel adalah cara belajar yang dilakukan oleh guru agar peserta didik menangkap materi secara lebih bermakna.

David membagi teori ausubel menjadi dua bagian, yaitu cara penyampaian informasi oleh guru dan cara peserta didik dalam mengaitkan informasi yang diterima dengan lingkungan sekitar.

Agar peserta didik memahami materi dengan mudah, maka cara guru dalam menyampaikan informasi atau mendengarkan harus lebih menarik. Hal ini diperlukan agar tercapainya poin kedua.

Teori Ausubel memiliki nama lain meaningful learning atau pembelajaran bermakna. Terdapat beberapa prinsip yang diterapkan dalam pembelajaran ini, yaitu sebagai berikut.

  • Memberikan gambaran kepada peserta didik tentang materi yang akan dipelajari. Hal ini yang biasa disebut dengan brainstorming.

  • Materi baru disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, atau tugas.

  • Mengaitkan materi yang disampaikan dengan pembelajaran secara keseluruhan.

Penerapan Teori Ausubel dalam Pembelajaran

Di bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi, teori ausubel masih sering dilaksanakan hingga saat ini. Pada umumnya, para pendidik pemula hingga senior juga sering menggunakan teori ini.

Teori ini banyak digunakan ketika presentasi, ceramah, diskusi di kelas, serta brainstorming di awal pembelajaran. Hal-hal ini tentu sangat sering kamu pelajari di sekolah.

Meski begitu, teori ausubel menuntut adanya pembelajaran yang tidak membosankan untuk menarik perhatian peserta didik. Adapun sejumlah langkah yang perlu dilakukan dalam menerapkan teori ausubel adalah sebagai berikut.

  • Guru perlu menentukan tujuan pembelajaran terlebih dahulu sebelum menyusun materi.

  • Guru mengidentifikasi setiap karakter siswa dan menyesuaikan materi serta bahan ajar dengan kebutuhan peserta didik.

  • Memilih materi dengan menyesuaikannya terhadap identifikasi yang dilakukan sebelumnya dan membentuknya menjadi konsep inti.

  • Menentukan topik secara keseluruhan dan menyampaikan kepada peserta didik mengenai seluruh materi yang akan dipelajari nanti. Hal ini diperlukan agar peserta didik siap secara mental dan tidak kaget.

  • Menjelaskan materi sesuai konsep inti dan mengaitkannya dengan kehidupan di sekitar kita.

Demikian informasi seputar teori ausubel, pengertian, serta penerapannya di dunia pendidikan. Teori ini banyak digunakan oleh para pendidik yang menginginkan pembelajaran diperoleh secara mendalam.

Meski begitu, banyak peserta didik yang justru bosan saat pendidik menjelaskan materi dengan teori ini, sehingga perlu adanya inovasi dan kreativitas yang dibangun oleh pendidik. [ENF]