Konten dari Pengguna

Mengenal Teori Nativisme beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teoro Nativisme (Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teoro Nativisme (Pixabay)

Teori nativisme merupakan salah satu pendekatan yang telah mendapatkan perhatian di bidang pendidikan. Teori nativisme adalah sebuah teori yang mengatakan bahwa kemampuan manusia untuk memahami bahasa bersifat bawaan atau telah ada sejak lahir.

Noorhapizah dalam buku Teori Perkembangan Peserta Didik mengatakan, teori navitisme adalah teori yang bependapat bahwa jika seseorang dilahirkan dengan pembawaan yang baik maka secara otomatis dia akan berkembang dengan baik begitu pula sebaliknya.

Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan Teori Nativisme

Ilustrasi teoro Nativisme (Pexels)

Pengertian Teori Nativisme

Teori nativisme mengatakan bahwa manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk memahami bahasa. Kemampuan ini dipercaya ada dalam gen manusia dan tidak dapat diajarkan atau diperoleh dengan belajar saja.

Teori ini pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli bahasa dan filosof asal Skotlandia, yaitu Noam Chomsky pada tahun 1959.

Menurut Chomsky, manusia memiliki kemampuan bawaan untuk memahami tata bahasa (grammar) dan membuat kalimat yang kompleks.

Hal ini terjadi karena manusia memiliki suatu struktur bahasa universal yang terdapat dalam sistem sarafnya. Struktur bahasa universal ini juga dikenal sebagai Gramatika Universal.

Dalam teori nativisme, bahasa dipandang sebagai bagian integral dari struktur mental manusia dan kemampuan untuk mempelajari bahasa merupakan sifat bawaan manusia yang tidak tergantikan oleh pengalaman atau pelatihan.

Kelebihan Teori Nativisme

Dalam perkembangan konsepnya, teori nativisme memiliki pandangan yang dapat dikatakan sebagai kelebihan dari teori ini. Beberapa kelebihan tersebut di antaranya adalah:

  1. Kemampuan memahami bahasa sudah ada sejak lahir

  2. Teori nativisme menerapkan pendekatan top-down

  3. Teori nativisme mendukung pemikiran kritis

Kekurangan Teori Nativisme

Selain memiliki kelebihan dalam konsepnya, teori nativisme juga dianggap memiliki kekurangan tersendiri. Beberapa kekurangan tersebut diantaranya adalah:

  1. Teori nativisme tidak mempertimbangkan faktor lingkungan

  2. Teori nativisme tidak mengakui peran pengalaman

  3. Teori nativisme tidak menjelaskan variasi bahasa

Teori nativisme ini berbeda dengan teori behaviorisme yang menyatakan bahwa kemampuan untuk menggunakan bahasa dipelajari melalui interaksi sosial dan pembentukan kebiasaan.

Itulah penjelasan singkat mengenai teori nativisme. Tentunya dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya, teori nativisme perlu dipertimbangkan dengan cermat dalam pembelajaran bahasa. (AZZ)