Mengenal Tujuan Didirikannya PNI (Partai Nasional Indonesia)

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PNI atau Partai Nasional Indonesia merupakan nama partai politik Indonesia tahun 1927 sampai 2000-an. Adapun tujuan didirikannya PNI adalah agar tercapai Indonesia merdeka dengan tiga asas khusus.
Agar semakin tahu, simak dalam ulasan di bawah ini!
Tujuan Didirikannya PNI
Tim Visi Adiwidya dalam buku berjudul Panduan Lulus Seleksi CPNS Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa Partai Nasional Indonesia atau PNI didirikan tanggal 4 Juli 1927 oleh Soekarno di Bandung.
Pada 29 Desember 1929, tokoh-tokoh PNI ada yang ditangkap Belanda, yakni Soekarno, Gatot Mangkupraja, Supriadinata, serta Maskun Sumadiredja. Penangkapan tokoh PNI disebabkan Belanda menganggap PNI merupakan organisasi yang berbahaya.
Berdirinya PNI tidak lepas dari tujuan utama untuk mencapai Indonesia merdeka menggunakan tiga asas, yaitu:
1. Self Help
Prinsip menolong diri sendiri yang berlandaskan keyakinan bahwa bangsa Indonesia dengan kekuatan sendiri bisa memperbaiki keadaan politik, sosial budaya, hingga ekonomi yang sudah rusak oleh kedatangan penjajah.
2. Marhaenisme
Marhaenisme adalah cara dan asal perjuangan yang menghendaki hilangnya kapitalisme serta imperialisme. Perjuangan marhaenisme merupakan perjuangan mewujudkan sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi.
3. Nonkooperasi
Asas ini meliputi seluruh bagian perjuangan politik untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Secara umum, bentuk perjuangan nonkooperasi, yaitu perjuangan yang sifatnya radikal di mana ada pejuang nasionalis yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah penjajah.
Peran PNI dalam Kemerdekaan
Demi mewujudkan tujuan PNI menggunakan tigas asas tersebut, maka PNI menjalankan peran dalam pergerakan kemerdekaan sebagai berikut:
PNI menjadi organisasi pergerakan kemerdekaan paling awal dan berpengaruh di Indonesia. PNI berperan dalam penyebaran ideologi nasionalisme hingga kesadaran politik di tengah masyarakat.
PNI adalah salah satu penggagas Sumpah Pemuda tanggal 18 Oktober 1928. Sumpah pemuda adalah tonggak sejarah pembentukan identitas nasional NKRI.
PNI menjadi inisiator dalam Kongres Pemuda Kedua tanggal 27-28 Oktober 1928.
PNI menjadi pelopor Persatuan Perjuangan tahun 1937.
PNI menjadi anggota dalam GAPI (koalisi antara partai nasionalis, agama, serta komunis yang menuntut Indonesia merdeka dari Belanda) tahun 1941.
Tokoh PNI
PNI mempunyai banyak tokoh yang berpengaruh dan berkontribusi, yaitu:
Soekarno sebagai pendiri sekaligus ketua pertama PNI.
Mohammad Hatta sebagai pendiri dan ketua PNI baru.
Sutan Sjahrir sebagai anggota PNI.
Agus Salim sebagai anggota PNI.
Sukiman Wirjosandjojo sebagai anggota PNI.
Abikoesno Tjokrosoejoso sebagai anggota PNI.
Djuanda Kartawidjaja sebagai anggota PNI.
Ali Sastroamidjojo sebagai anggota PNI.
Soepomo sebagai anggota PNI.
Soemitro Djojohadikusumo sebagai anggota PNI.
Itulah penjelasan tentang tujuan didirikannya PNI hingga tokoh-tokohnya yang berkontribusi. Semoga membantu! (Ek)
