Konten dari Pengguna

Mengenang Latar Belakang Perjanjian Kalijati

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Latar Belakang Perjanjian Kalijati. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Latar Belakang Perjanjian Kalijati. Sumber: Unsplash

Latar belakang Perjanjian Kalijati menjadi hal yang harus dipahami saat mempelajari sejarah Indonesia.

Dikutip dari buku Panduan Resmi Seleksi Tes SPNS PPPK CAT 2023/2024, Perjanjian Kalijati dilakukan oleh Belanda dan Jepang di Kecamatan Kalijati, Subang, Jawa Barat. Isi dari perjanjian itu adalah Belanda menyerahkan Indonesia pada Jepang tanpa syarat.

Latar Belakang Perjanjian Kalijati

Ilustrasi Latar Belakang Perjanjian Kalijati. Sumber: Unsplash

Dalam Perang Dunia II, Italia, Jerman, dan Jepang membentuk aliansi untuk melawan sekutu yang terdiri dari Prancis, Inggris, Australia, Belanda, Amerika Serikat, dan negara sekutu lain. Aliansi tersebut berhasil mengalahkan sekutu.

Jepang yang sudah berhasil membangun pangkalan militer di Asia Tenggara merasa ada peluang merebut Indonesia dari Belanda. Tentu saja Belanda menolak hingga membekukan semua aset Jepang di Indonesia.

Pengaruh Jepang makin besar di Asia ketika terjadi penyerangan Pearl Harbour, yaitu pagkalan militer Amerika Serikat, di tanggal 7 Desember 1941. Belanda pun merasa terancam karena kekuatan sekutu semakin menurun.

Pernyataan perang kepada Jepang pun dilontarkan oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkeborgh Stachouwer. Pihak Jepang merespons pernyataan tersebut dan datang ke Tarakan, Kalimantan Utara pada 12 Januari 1942.

Akhirnya, pada 1 Maret 1942, pasukan Jepang di bawah kepemimpinan Jenderal Hitoshi Imamura berhasil menguasai daerah penting di Pulau Jawa dengan cepat.

Hingga pada 5 Maret 1942, mereka berhasil menguasai Batavia dan mengumumkan bahwa kota tersebut sudah tidak dikuasai Belanda. Kondisi Belanda yang semakin terpojok membuat pasukan Belanda menyerah kepada pihak Jepang pada 7 Maret 1942.

Keesokan harinya pada tanggal 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat dan menandatangani Perjanjian Kalijati.

Isi Perjanjian Kalijati

Ilustrasi Latar Belakang Perjanjian Kalijati. Sumber: Pixabay

Dalam Perjanjian Kalijati, ada tiga tokoh terlibat yang merupakan perwakilan dari Jepang dan Belanda. Belanda diwakili Letjen Hendrik Ter Poorten dan Tjarda van Starkenborgh, sedangkan Jepang diwakili Jenderal Hitoshi Imamura.

Adapun isi dari Perjanjian Kalijati adalah sebagai berikut:

  1. Belanda harus menyerahkan semua wilayah Indonesia pada Jepang tanpa syarat.

  2. Jepang membuat pemerintahan militer di Indonesia yang terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu:

  • Pemerintah Armada Angkatan Laut, wilayah Sulawesi, Papua, Maluku, Nusa Tenggara, dan Kalimantan dengan pusat di Makassar.

  • Pemerintah Tentara 16 Angkatan Darat dengan pusat di Batavia.

  • Pemerintah Tentara 25 Angkatan Dasar dengan pusat di Bukittinggi.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai latar belakang Perjanjian Kalijati dan isinya.(LAU)