Mengetahui Anggota, Tugas, beserta Tujuan Panitia Sembilan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panitia Sembilan adalah panitia kecil yang dibentuk oleh BPUPKI atau Badan Penyelidikan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Tujuan Panitia Sembilan dibentuk adalah karena rumusan dasar negara Indonesia oleh BPUPKI belum ada.
Panitia Sembilan mempunyai anggota, tugas, serta tujuan yang penting dalam perancangan rumusan dasar negara Indonesia. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut!
Anggota Panitia Sembilan
Rachmat dan Masan Petun dalam buku berjudul PKN Pendidikan Kewarganegaraan menjelaskan bahwa pada tanggal 22 Juni 1945, dibentuklah panitia kecil yang tugasnya membahas serta merumuskan dasar negara Indonesia merdeka sebagaimana yang sudah dikemukakan oleh para pendiri bangsa.
Panitia ini terdiri atas sembilan orang dan ketuanya adalah Ir. Soekarno. Panitia kecil ini dikenal dengan sebutan Panitia Sembilan dengan anggota sebagai berikut:
Ir. Soekarno sebagai ketua.
Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil ketua.
K.H.A Wahid Hasyim sebagai anggota.
Kahar Muzakir sebagai anggota.
Mr. A. A. Maramis sebagai anggota.
Abikusno Tjokrosuyoso sebagai anggota.
Mr. Achmad Soebarjo sebagai anggota.
H. Agus Salim sebagai anggota.
Mr. Moh. Yamin sebagai anggota.
Tugas Panitia Sembilan
Berikut adalah berbagai tugas Panitia Sembilan:
Memberikan masukan, baik tulisan maupun lisan, dan membahas serta merumuskan dasar negara Indonesia.
Merumuskan dasar negara Indonesia.
Menyusun rancangan naskah sebagai dasar negara Indonesia.
Menampung masukan berbagai pihak yang berhubungan dengan pembentukan dasar negara.
Panitia Sembilan selanjutnya menghasilkan sebuah rumusan mengenai tujuan negara Indonesia merdeka. Rumusan itu dikenal dengan Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Piagam tersebut sebenarnya diusulkan oleh Moh. Yamin, isinya adalah:
Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya.
Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Persatuan Indonesia.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tujuan Panitia Sembilan
Pembentukan Panitia Sembilan tidak lepas dari hasil sidang I BPUPKI berkaitan rancangan dasar negara. Agenda yang dibicarakan pada Sidang BPUPKI I adalah tentang dasar negara Indonesia merdeka.
Selama tiga hari sidang, mulai dari tanggal 29 Mei, ada 39 tokoh BPUPKI yang saling berpidato guna mencoba merumuskan dasar negara merdeka. Sayangnya, sampai 1 Juni belum mencapai kesepakatan.
Atas hal inilah, kemudian di hari yang sama dibentuk Panitia Kecil dengan Soekarno sebagai ketua. Panitia Kecil ini yang menjadi perantara golongan Islam dan nasionalis. Namun, masih saja ada perbedaan dan sulit mencapai kesepakatan.
Selanjutnya, dibentuk kembali panitia kecil yang terkenal sebagai Panitia Sembilan dan mereka berhasil merilis dokumen yang isinya rumusan maksud serta tujuan pembentukan Indonesia merdeka.
Itulah penjelasan tentang anggota hingga tujuan Panitia Sembilan. Semoga membantu! (Ek)
