Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Mengetahui Ciri-ciri Konstitusi Tertulis dan tidak Tertulis
30 November 2023 22:55 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Konstitusi tertulis adalah salah satu jenis konstitusi yang tertuang dalam dokumen tertulis. Adapun salah satu ciri-ciri konstitusi tertulis adalah memuat cita-cita maupun asas ideologi negara .
ADVERTISEMENT
Haryanti dalam Tinjauan Singkat Konstitusi Tertulis yang Pernah Berlaku di Indonesia, mengungkapkan bahwa ada beberapa contoh konstitusi tertulis di Indonesia, misalnya adalah Undang-Undang Dasar 1945 dan Peraturan Presiden.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar ciri-ciri konstitusi tertulis, simak penjelasan berikut ini.
Pengertian dan Ciri-ciri Konstitusi Tertulis
Konstitusi tertulis adalah suatu bentuk aturan-aturan pokok dasar negara, tata negara, serta bangunan negara. Konstitusi atau hukum dasar tertulis ini umumnya lebih tegas daripada aturan hukum dasar tidak tertulis. Di samping itu, konstitusi ini juga telah terjamin oleh kepastian hukum.
Adapun ciri-ciri konstitusi tertulis adalah:
ADVERTISEMENT
Pada dasarnya, proses amandemen maupun pengubahan konstitusi tertulis harus dilakukan berdasarkan tahapan-tahapan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Salah satu contoh konstitusi tertulis di Indonesia, yaitu Undang-Undang Dasar 1945.
Pengertian dan Ciri-ciri Konstitusi tidak Tertulis
Selain konstitusi tertulis, ada pula istilah konstitusi tidak tertulis yang ada dalam suatu negara. Konstitusi ini umumnya tidak tertuang dalam dokumen tertentu, tetapi berdasarkan pemufakatan atau konvensi. Itulah sebabnya, konstitusi tidak tertulis juga disebut dengan istilah konvensi.
Adapun beberapa ciri-ciri konstitusi tidak tertulis adalah:
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana jika ada warga negara yang melanggar konstitusi tidak tertulis? Pada dasarnya, seorang hakim konstitusi akan menggunakan yurisprudensi untuk menentukan keputusannya.
Adapun salah satu contoh konstitusi tidak tertulis di Indonesia adalah pidato kenegaraan presiden di tanggal 16 Agustus per tahunnya dalam rangka sidang paripurna DPR.
Demikian sederet informasi seputar ciri-ciri konstitusi tertulis dan tidak tertulis. [ENF]