Konten dari Pengguna

Mengetahui Julukan Negara Lebanon beserta Sejarah Singkatnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Julukan Negara Lebanon. Sumber : Boris Ulzibat/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Julukan Negara Lebanon. Sumber : Boris Ulzibat/Pexels.com

Negara Lebanon adalah negara yang berada di persimpangan Basin Mediterania dan Arab. Masyarakat dunia mengenal julukan negara Lebanon sebagai Paris dari Timur. Julukan tersebut muncul karena kosmopolitan yang ada di Lebanon.

Pada masa itu, Lebanon mempunyai sejumlah masakan kelas dunia, bangunan ala Prancis, sampai wanita bergaya modis. Lalu seperti apa sejarah negara ini? Simak penjelasan berikut!

Sejarah Singkat Lebanon

Ilustrasi : Julukan Negara Lebanon. Sumber : Jo Kassis/Pexels.com

Ajen Dianawati dalam buku RPUL Dunia menjelaskan bahwa Lebanon dulunya disejajarkan dengan negara Swiss di Eropa yang memiliki kehidupan aman, tenang, serta indah sebelum warga bertikai.

Namun, sekarang justru Lebanon menjadi salah satu negara di dunia yang paling angker, rusuh, dan panas. Lokasinya pada peta Asia hampir tidak terlihat, sebab nyaris tertutupi oleh garis-garis batas.

Lebanon mempunyai hari kemerdekaan pada 22 November 1943. Luas wilayahnya sebesar 10.452 kilometer persegi dengan populasi penduduk kurang lebih 3,8 juta jiwa.

Sejarah berdirinya Lebanon bermula di era prasejarah kurang lebih 3000 tahun sebelum masehi. Negara ini ditempati pertama kali oleh bangsa Semit Kana’an atau ‘Phoenicia’ (sebutan dari orang Yunani).

Kegiatan yang dijalankan kebanyakan bergerak di bidang perdagangan dan pelayaran, sebab mereka berdiam diri di sekitar pantai.

Singkatnya, di Era Roman-Bizantium sekitar 322 SM, Romawi akhirnya menaklukkan Phoenicia dan memerintah negara Lebanon yang masa itu masih jadi bagian Provinsi Suriah.

Pada masa itu kota Beirut mulai berkembang. Agama Kristen juga mulai berkembang di Lebanon. Selanjutnya pada 632 Masehi, Islam masuk ke Suriah juga Lebanon. Masuknya Islam di bawah komando dinasti Umayyah dan Abbasiyah. Akhirnya negara Lebanon bangkit dan terus berkembang.

Sayangnya meski mengalami perkembangan, warga Lebanon baru bisa merasakan kebebasan secara penuh setelah pasukan Perancis terakhir kali meninggalkan negara ini tahun 1946.

Kemudian pada tahun 1975, muncul insiden saat seorang warga Lebanon serta kelompok orang Palestina yang ada di Ain ar-Rummanah, Beirut perang dengan kelompok berasingan yang didukung sejumlah negara tetangga.

Perang ini terus memakan korban, bahkan jumlah seluruh korban pada masa perang saudara ini kurang lebih 150.000 orang.

Perang tersebut mengakibatkan jumlah imigran Lebanon melakukan eksodus ke luar negeri sampai sekarang diperkiraan mencapai 14 juta jiwa.

Hingga akhirnya dibuatlah Taif Agreement yang membuat berakhirnya perang saudara. Kehidupan bernegara dan berpolitik diatur menggunakan konstitusi yang telah dirubah dan disepakati dalam rekonsiliasi nasional.

Inilah penjelasan tentang julukan negara Lebanon dan sejarah singkatnya. Semoga bermanfaat! (Ek)