Mengetahui Peran Tokoh Sayuti Melik dalam Peristiwa Proklamasi

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sayuti Melik merupakan salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia. Peran tokoh Sayuti Melik dalam peristiwa proklamasi adalah sebagai tokoh yang mengetik naskah proklamasi yang dibaca oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945.
Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak uraian di bawah ini!
Peran Tokoh Sayuti Melik dalam Peristiwa Proklamasi
Alwi Shahab dalam buku berjudul Maria Van Engels: Menantu Habib Kwitang menjelaskan bahwa Sayuti Melik adalah tokoh pengetik naskah proklamasi dan suami dari pejuang wanita, SK Trimurti, yang mempunyai nama asli Mohammad Ibnu Sayuti.
Melik sendiri merupakan nama samaran sewaktu ia memegang rubrik pojok di Koran Pesat, Semarang. Sayuti Melik sendiri adalah seorang wartawan aktif dalam dunia politik.
Sayuti Melik semakin terkenal ketika ia menulis tentang 'Beladjar Memahami Sukarnoisme' di mana selama berbulan-bulan di setiap harinya tulisan tersebut dimuat di surat kabar.
Adapun peran Sayuti Melik dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, yaitu sebagai pengetik naskah proklamasi. Naskah proklamasi tersebut disusun terlebih dahulu oleh Soekarno, Mohammad Hatta, serta Ahmad Soebardjo.
Kemudian, naskah diketik oleh Sayuti Melik untuk dibacakan di depan rakyat Indonesia pada 17 Agustus 1945. Tujuan dari pengetikan naskah proklamasi adalah agar tidak menimbulkan persepsi yang salah soal teks proklamasi.
Bukan hanya mengetik naskah proklamasi, inilah peran lain dari Sayuti Melik, yaitu:
1. Saksi Penyusunan Naskah Proklamasi
Sayuti Melik telah aktif terlibat dalam proses penyusunan naskah proklamasi sejak awal. Ia menjadi saksi penyusunan teks proklamasi kemerdekaan di rumah Laksamana Maeda.
Sayuti Melik menjadi wakil golongan muda dalam membantu Soekarno menyusun naskah proklamasi. Ia juga mengusulkan agar naskah proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia.
2. Mengubah Tiga Kata dalam Naskah Proklamasi
Soekarno meminta Sayuti Melik untuk mengetik naskah proklamasi yang telah disusun. Selanjutnya, naskah tersebut diketik Sayuti Melik yang didampingi oleh BM Diah. Ia mengetik naskah proklamasi di ruang bawah dekat dapur di rumah Laksamana Maeda.
Sayuti Melik mengubah tiga kata ketika mengetik naskah proklamasi, yakni:
Kata tempoh menjadi tempo.
Wakil-wakil bangsa Indonesia menjadi atas nama bangsa Indonesia.
Pengubahan tulisan bulan serta hari.
Itulah penjelasan tentang peran Sayuti Melik dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia yang perlu diketahui. Semoga membantu! (Ek)
