Konten dari Pengguna

Mengetahui Tujuan SAARC dan Latar Belakang Pendiriannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Tujuan SAARC. Sumber: Anna Shvets/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Tujuan SAARC. Sumber: Anna Shvets/Pexels.com

SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation) merupakan asosiasi negara-negara Asia Selatan. Organisasi ini berdiri tanggal 8 Desember 1985. Tujuan SAARC itu sendiri sangat erat kaitannya dengan kemakmuran Asia Selatan.

Pendirian organisasi SAARC ini berkaitan dengan Presiden Bangladesh, Ziaur Rahman. Lantas, bagaimana tujuan dan latar belakang pendirian organisasi SAARC? Simak pembahasan di bawah ini!

Latar Belakang Pendirian SAARC

Ilustrasi: Tujuan SAARC. Sumber: World Sikh Organization of Canada/Pexels.com

Tokoh yang pertama kali mengusulkan SAARC adalah Presiden Bangladesh bernama Ziaur Rahman pada 2 Mei dan organisasi ini resmi dibentuk pada 8 Desember 1985.

Ide tersebut sudah berkembang sejak tahun 1972 saat Ziaur Rahman berkunjung ke Jakarta. Di mana ia memperoleh penjelasan soal ASEAN atas kestabilan dan perdamaian dalam suatu kawasan.

Sayangnya, India kurang menerima gagasan tersebut sebab beberapa alasan. Salah satunya adalah karena India di bawah pemerintahan India Gandhi yang merasa superior.

Jadi, baginya tidak penting menjalankan kerja sama bersama negara-negara tetangga yang ia anggap tidak berkontribusi banyak terhadap negara India di dunia internasional.

Setelah melewati lika-liku yang panjang, akhirnya SAARC berhasil berdiri pada 8 Desember 1985. Latar belakang pendirian SAARC, yakni adanya negara-negara kawasan Asia Selatan yang mempunyai sumber daya manusia dan sumber daya alam melimpah.

Tetapi, pengelolaan sumber daya tersebut tidak maksimal sehingga memunculkan konflik horizontal dalam segi politik, ekonomi, budaya, dan sosial di kawasan Asia Selatan.

Berangkat dari berbagai konflik tersebut, organisasi SAARC berhasil didirikan sebagai wadah mewujudkan kawasan terintegrasi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendorong perdamaian di semua negara anggotanya.

Tujuan SAARC

Saadia M. Pekkanen, dkk. dalam buku berjudul Keterkaitan Ekonomi dan Keamanan di Asia menjelaskan bahwa SAARC terbentuk dengan berbagai tujuan. Adapun tujuannya sebagai berikut:

  1. Memajukan kesejahteraan dan menambah kualitas hidup warga Asia Selatan.

  2. Mempercepat proses tumbuhnya ekonomi, kemajuan sosial, serta pengembangan budaya kawasan Asia Selatan.

  3. Memberi kesempatan kepada seluruh masyarakat supaya bisa hidup lebih bermartabat demi mewujudkan potensi mereka.

  4. Memperkuat serta mempromosikan kemandirian kolektif negara di kawasan Asia Selatan.

  5. Berkontribusi dengan rasa saling percaya, penghargaan, serta pengertian terhadap berbagai masalah, utamanya di kawasan Asia Selatan.

  6. Mempromosikan kerja sama aktif serta bantuan timbal balik dalam bidang sosial, ekonomi, teknik, budaya, dan ilmiah.

  7. Memperkuat kerja sama antarnegara berkembang.

  8. Bekerja sama bersama organisasi regional dan internasional dengan tujuan dan maksud yang sama.

Demikianlah penjelasan tentang latar belakang pendirian dan tujuan SAARC yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)