Mengintip Sejarah sampai Hasil KMB (Konferensi Meja Bundar)

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hasil KMB, yaitu Belanda harus memberi pengakuan bahwa RIS adalah negara yang merdeka dan berdaulat.
Dikutip dari buku Kumpulan Materi Ajar Kreatif, adanya Perjanjian Roem Royen belum mampu menyelesaikan masalah antara Indonesia dan Belanda. Maka dari itu, diadakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag pada 23 Agustus 1949.
Penyelenggaraan KMB mempunyai berbagai tujuan dan menghasilkan beberapa keputusan akhir. Apa saja?
Sejarah Konferensi Meja Bundar (KMB)
Pada tanggal 18 Desember 1948, Belanda melaksanakan Agresi Militer II pada Indonesia dan melanggar Perjanjian Renville yang sebelumnya sudah disepakati bersama.
Agresi Militer II tersebut mendapat kecaman dari dunia internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, Belanda juga menangkap beberapa pimpinan Indonesia, termasuk Mohammad Hatta, Soekarno, dan Haji Agus Salim.
Pada tanggal 28 Januari 1949, Dewan Keamanan PBB melayangkan teguran pada pihak Belanda dan menuntut pengembalian semua petinggi RI serta memulihkan pemerintahannya.
Akhirnya, pada tanggal 4 April 1949, dilakukan perundingan Perjanjian Roem Royen antara pihak Indonesia dan Belanda. Perjanjian tersebut berakhir pada tanggal 7 Mei 1949.
Dari perundingan tersebut, ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan, mulai dari pelaksanaan KMB di Den Haag, gencatan senjata, dan kembalinya Pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta.
Hasil KMB
Konferensi Meja Bundar dilaksanakan di Den Haag, Belanda sejak tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949. Konferensi ini dilakukan karena Belanda masih terus berusaha menguasai Indonesia walaupun sudah merdeka pada 17 Agustus 1945.
Adapun keputusan yang menjadi hasil Konferensi Meja Bundar adalah sebagai berikut:
Belanda mengakui Indonesia sebagai Republik Indonesia Serikat yang merupakan negara berdaulat dan merdeka. RIS sendri terdiri dari 15 negara bagian hasil bentukan Belanda.
Status Irian Barat diselesaikan dalam satu tahun setelah pengakuan kedaulatan.
Akan dibentuk Uni Indonesia Belanda.
RIS mengembalikan hak milik Belanda, serta memberi hak konsensi maupun izin baru bagi perusahaan Belanda.
Pengambilan hutang Hindia Belanda oleh Republik Indonesia Serikat.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah dan hasil KMB.(LAU)
