Konten dari Pengguna

Mengulas Ciri-ciri Sarkofagus pada Zaman Pra Sejarah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Sarkofagus. Sumber: Shvets Anna/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Sarkofagus. Sumber: Shvets Anna/Pexels.com

Sarkofagus merupakan salah satu barang peninggalan sistem kepercayaan praaksara yang berfungsi sebagai tempat menyimpan mayat.

Ciri-ciri sarkofagus salah satunya adalah terbuat dari bahan batu padas yang halus.

Untuk mengetahui ciri-ciri lain dari sarkofagus, mari simak pembahasannya di bawah ini.

Ciri-Ciri Sarkofagus

Ilustrasi Ciri-ciri Sarkofagus. Sumber: antonio filigno/Pexels.com

Nana Nurliana Soeyono dan Sudarini Suhartono dalam buku berjudul Sejarah SMP/MTs Kelas VII menjelaskan bahwa sarkofagus sering disebut sebagai kubur batu yang terdiri atas wadah dan tutup yang biasanya ada tonjolan pada bagian ujungnya.

Masyarakat zaman pra sejarah menjadikan sarkofagus sebagai ‘perahu’ yang bisa membawa roh berlayar menuju dunia roh. Sarkofagus juga dapat melindungi jasad orang yang telah mati dari gangguan gaib.

Umumnya sarkofagus dipahat dengan motif topeng dalam berbagai ekspresi. Ada pula yang terbuat dari logam, seperti milik bangsa Romawi Kuno.

Adapun ciri-ciri sarkofagus adalah sebagai berikut.

1. Terbuat dari Batu Padas yang Halus

Sarkofagus dibuat dengan cara dipahat dari batu padas atau tufa yang halus. Ada juga sarkofagus yang dibuat dari batu padas yang berbiji kerikil, batu karang atau coralstone, breksi, serta batu pasir atau sandstone.

2. Tutup dan Wadah Terdapat Tonjolan

Sarkofagus di bagian wadah dan tutupnya ada tonjolan, namun ada juga sarkofagus yang tidak ada tonjolannya. Bentuk dan tonjolan di wadah jumlahnya sama dengan yang ada di bagian tutupnya.

3. Memiliki Beberapa Bidang

Bidang yang terdapat di sarkofagus merupakan bidang samping, belakang, depan, atas atau tutup, dan bidang bawah atau wadah.

Sarkofagus bidang depan merupakan sisi untuk menempatkan kepala mayat dan bidang ini biasanya sedikit lebar daripada bidang belakang atau sisi menaruh ujung kaki mayat.

4. Mempunyai Bagian Tutup dan Wadah yang Sebangun dan Sama

Pada bagian tutup dan wadah sarkofagus memiliki rongga. Bagian pinggiran rongga tebal memperlihatkan garis luar dan garis dalam sejajar.

Bagian ini membentuk sudut yang tumpul dan tajam. Garis tersebut membulat pada bagian sudut sarkofagus. Rata-rata tutup sarkofagus setangkup saat dipasang di atas wadah. Ada pula tutup sarkofagus yang memiliki lebar melebihi wadahnya.

Itulah penjelasan tentang ciri-ciri sarkofagus yang perlu diketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Ek)