Menilik Kehidupan Politik Kerajaan Kediri dan Peninggalannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Kediri merupakan salah satu nama kerajaan di Indonesia pada masa perkembangan Hindu-Buddha. Kehidupan politik Kerajaan Kediri mencapai masa kejayaannya pada masa pemerintahan Jayabaya.
Selain terkenal sebagai pemimpin yang membawa Kerajaan Kediri mencapai masa kejayaan, Jayabaya juga terkenal dengan ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Kerajaan tersebut memiliki sejumlah peninggalan. Salah satunya Prasasti Malengga tahun 1052 M.
Kehidupan Politik Kerajaan Kediri di Indonesia
Pada masa perkembangan Hindu-Buddha, ada banyak kerajaan yang berdiri di Indonesia. Salah satu contohnya adalah Kerajaan Kediri.
Layaknya sebuah pemerintahan, Kerajaan Kediri juga melaksanakan berbagai macam kegiatan di berbagai sektor, seperti ekonomi, sosial, dan politik. Kehidupan politik Kerajaan Kediri di masa awal pendiriannya terbilang cukup pelik.
Kepelikan itu terjadi karena Kerajaan Kediri diawali dengan terjadinya perang saudara antara Mapanji Garasakan dengan Sri Samarawijaya. Semula, Raja Airlangga membagi kerajaan supaya dua putranya tidak berseteru.
Namun, tindakan tersebut tidak berhasil mencegah perseteruan saudara. Setelah terjadi perang selama bertahun-tahun, kemenangan jatuh di tangan Kerajaan Panjalu atau Kediri.
Kerajaan Kediri pun mengalami regenerasi pemimpin seperti kerajaan-kerajaan lain. Mengutip dari buku IPS Terpadu 1B untuk SMP dan MTs kelas VII Semester 2 karya Pujiastuti, dkk. (2007: 30), raja Kediri yang paling terkenal adalah Jayabaya.
Pada masa pemerintahan Jayabaya, Kediri mencapai masa kejayaannya dengan memiliki wilayah kekuasaan yang luas serta armada laut yang kuat. Selain itu, pemerintahan tersebut juga sudah teratur karena hukum dilakukan secara tegas dan adil.
Peninggalan Kerajaan Kediri
Keberadaan Kerajaan Kediri di Indonesia beserta kisah kehidupannya bukan hanya isapan jempol. Keberadaan kerajaan tersebut sudah memiliki bukti yang valid berdasarkan sejumlah peninggalannya.
Mengutip dari buku Bahas Tuntas 1001 Soal IPS SD karya Forum Tentor (2009: 64), beberapa peninggalan Kerajaan Kediri, yaitu:
Prasasti Malengga tahun 1052 M. Prasasti tersebut berisi tentang Garasakan telah mengalahkan musuhnya yang bernama Linggajaya dan mengusirnya dari istana Tanjung.
Tiga Prasasti Garasakan tahun 1052 M. Prasasti tersebut berisi tentang lambang kerajaan, yakni Garudhamuka.
Prasasti Sirah Keting tahun 1104 M. Prasasti tersebut berisi tentang pemberian hadiah tanah oleh Raja Jayabaya kepada Desa Ngantang.
Prasasti Jaring tahun 1181 M. Prasasti tersebut memuat nama pejabat dengan nama hewan.
Prasasti Kamulan tahun 1194 M. Prasasti tersebut berisi tentang kemenangan Kertaraharja atas musuhnya yang mengganggu istana Katangkatang.
Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa kehidupan politik Kerajaan Kediri mencapai masa kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Jayabaya. Kebenaran tentang adanya kerajaan tersebut dan Raja Jayabaya tertera jelas dalam Prasasti Sirah Keting. (AA)
