Mitos Air Terjun Montel yang Melekat dalam Budaya Lokal

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mitos Air Terjun Montel juga memiliki nuansa mistis yang kuat dan kerap dikaitkan dengan berbagai kepercayaan lokal. Pengalaman berkunjung ke air terjun ini pun terasa lebih berkesan karena dibalut dengan sisi legenda yang membuat penasaran.
Keberadaan air terjun ini tidak hanya memancarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan cerita turun-temurun yang menjadi bagian dari budaya setempat.
Mengutip situs visitjawatengah.jatengprov.go.id, Air Terjun Montel terletak sekitar 1,5 km dari Graha Muria, di sebelah utara makam Sunan Muria. Memiliki ketinggian sekitar 50 meter, air terjun ini dapat dicapai dengan berjalan kaki di perkebunan kopi.
Mitos Air Terjun Montel
Mitos Air Terjun Montel di Kudus sangat melekat dalam budaya lokal dan hingga kini masih dipercaya banyak orang, terutama oleh para pengunjung dan masyarakat sekitar.
Salah satu mitos paling populer adalah larangan bagi pasangan kekasih yang datang ke Air Terjun Montel. Konon, pasangan yang berkunjung ke sini akan mengalami putus cinta atau hubungannya tidak langgeng.
Mitos ini sudah ada sejak lama dan menjadi semacam peringatan agar pasangan tidak berbuat di luar batas saat berada di kawasan wisata ini, khususnya di Desa Colo, tempat Air Terjun Montel berada.
Selain itu, terdapat kepercayaan bahwa mandi di Air Terjun Montel bisa membuang sial dan membuat awet muda. Banyak pengunjung, baik dari sekitar maupun luar daerah, melakukan ritual mandi di air terjun ini.
Tidak sedikit yang meyakini bahwa dengan mandi dan meninggalkan pakaian lama di lokasi, nasib buruk bisa hilang dan kehidupan menjadi lebih baik.
Tradisi ini dilengkapi dengan keyakinan bahwa air terjun Montel memiliki energi positif karena airnya berasal langsung dari sumber pegunungan Muria yang masih sangat alami.
Nama "Montel" sendiri juga berasal dari kisah Sunan Muria, salah satu Walisongo, yang pernah mandi di air terjun ini. Saat itu, ada seseorang yang mengintip (dalam bahasa setempat disebut "ngonthel-ngonthel"), sehingga air terjun ini kemudian dinamakan Montel.
Mitos-mitos ini tidak hanya menjadi cerita turun-temurun, tetapi juga membentuk aturan tidak tertulis dan tata krama bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Montel.
Kepercayaan dan tradisi ini turut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari daya tarik tempat ini. Kehadirannya bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi menjadi identitas yang memperkaya pengalaman para pengunjung.
Meskipun bersifat turun-temurun, mitos Air Terjun Montel ini tetap memberikan warna tersendiri yang membuat air terjun Montel tak hanya dikenang karena keindahannya, melainkan juga karena misteri yang menyertainya. (Fikah)
Baca juga: Mitos Gua Pancur yang Ada di Jawa Tengah
