Konten dari Pengguna

Mitos Danau Mawang di Gowa yang Menarik untuk Ditelusuri

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mitos danau mawang. Sumber: Unsplash/Dirk von loen-wagner
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mitos danau mawang. Sumber: Unsplash/Dirk von loen-wagner

Mitos Danau Mawang di Gowa menarik untuk ditelusuri. Danau ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menyejukkan mata, tetapi juga ada cerita yang membuat banyak orang penasaran.

Konon, danau bukan sekadar genangan air biasa, ada mitos yang kuat melingkupi danau ini. Mulai dari kisah ulama sakti di Sulawesi Selatan, hingga makhluk penunggu danau yang dipercaya menghuni tempat tersebut.

Inilah Mitos Danau Mawang di Gowa

Ilustrasi mitos danau mawang. Sumber: Unsplash/Aaron Burden

Dikutip dari laman smartcity.gowakab.go.id, Danau Mawang merupakan danau berukuran lumayan kecil yang ada kurang lebih sekitar 7 kilometer dari Sungguminasa dan 15 kilometer sebelah tenggara Kota Makassar.

Mitos Danau Mawang di Gowa menyebutkan tentang tiga ulama besar, yaitu Dato Panggentungan, Lo’Mo Ri Antang dan Syekh Yusuf. Beliau bertiga pergi memancing bersama di Danau Mawang.

Dato Panggentungan mendengar bahwa Danau Mawang kaya akan ikan. Ia mengajak kedua temannya untuk pergi memancing. Saat memancing, hujan deras tiba-tiba turun, dan Dato Panggentungan ingin menyalakan rokok, tetapi tidak ada korek api.

Dalam kondisi tersebut, ia menggunakan kesaktiannya untuk menyalakan roko di bawah topi capingnya meksipun dalam keadaan basah. Kejadian ini membuat Lo’Mo Ri Antang merasa malu untuk meminta api, tetapi akhirnya dia menyalakan rokoknya dengan petir.

Syekh Yusuf juga mengikuti, dan berhasil menyalakan rokok dengan memasukkan tangannya ke air dan mengambilnya kembali dalam kondisi menyala.

Selain mitos di tas, Danau Malang jugag dikenal karena mitos lain, yaitu yang menyatakan adanya penunggu atau makhluk halus yang berbentuk ular, kerbau, atau buaya.

Masyarakat percaya bahwa jika air danau mengering dapat membawa berita kurang baik bagi wilayah tersebut. Misalnya, bisa menjadi pertanda perubahan dalam pemerintahan setempat, hingga adanya mayat yang meninggal di sekitar danau.

Potensi Wisata

Ilustrasi mitos danau mawang. Sumber: Unsplash/Aaron Burden

Danau Mawang bukan hanya dikenal tempat yang indah dan kaya akan sejarah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik. Luas danau mencapai sekitar 50 hektar, menjadikanya ideal untuk memancing dan bersantai di tengah keindahan alam.

Untuk fasilitas lain ada pembudidayaan ikan tawar terbesar di Kecamatan Somba Opu. Oleh sebab itu, pengunjung bisa melihat banyak nelayan dengan perahu rakitnya berlayar di engah danau untuk mengambl ikan.

Mitos Danau Mawang di Gowa dapat menjadi daya tarik tambahann untuk memperkaya pengalaman pengunjung saat datang ke sini. Danau terus dijaga sampai sekarang, mejadikan destinasi yang sayang untuk dilewatkan. (NOV)

Baca juga: 3 Mitos Danau Laut Tawar yang Masih Dipercaya hingga Sekarang