Mitos Gunung Bromo yang Masih Diyakini hingga Sekarang

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mitos Gunung Bromo menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan kepercayaan masyarakat sekitar.
Gunung Bromo, yang terkenal dengan pemandangan matahari terbitnya yang memukau dan aktivitas vulkaniknya, juga dikelilingi oleh berbagai cerita mistis dan kepercayaan tradisional.
Kepercayaan terhadap keberadaan roh-roh dan kekuatan spiritual yang menjaga gunung ini membuat Bromo memiliki aura mistis yang kuat.
Mitos Gunung Bromo yang Masih Diyakini
Mitos Gunung Bromo masih kuat dipercaya oleh masyarakat sekitar dan para pengunjung hingga kini.
Mengutip dari laman teknik.ub.ac.id, terletak di wilayah Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur., tepatnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Gunung ini tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya dan kawahnya yang aktif, tetapi juga karena berbagai cerita mistis yang melekat erat dalam budaya lokal.
Salah satu mitos yang paling terkenal adalah tentang Penunggu Gunung Bromo, yaitu sosok gaib yang dipercaya menjaga kesucian dan keseimbangan alam di kawasan tersebut.
Masyarakat Tengger yang tinggal di sekitar Gunung Bromo meyakini bahwa keberadaan roh leluhur dan makhluk halus adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mereka percaya bahwa para penunggu gunung dapat memberikan berkah bagi yang menghormati dan menghaturkan sesaji secara rutin, terutama saat upacara Kasada.
Sebaliknya, mereka yang tidak menghormati atau merusak alam sekitar diyakini akan mendapat pertanda buruk atau gangguan gaib.
Upacara Kasada yang rutin digelar setiap tahun merupakan wujud nyata penghormatan kepada Gunung Bromo dan para leluhur. Pada saat itu, masyarakat melemparkan sesaji berupa hasil bumi, ternak, dan barang berharga ke dalam kawah sebagai tanda bakti dan permohonan keselamatan.
Kepercayaan ini menjadi sarana menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam, sekaligus menjaga tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.
Selain itu, terdapat pula mitos tentang fenomena alam seperti asap dan suara gemuruh yang dianggap sebagai komunikasi antara dunia manusia dan makhluk gaib.
Cerita-cerita mistis ini menambah aura magis yang membuat Gunung Bromo menjadi tempat yang sakral dan dihormati.
Itulah penjelasan mengenai mitos Gunung Bromo yang masih diyakini hingga sekarang. Kepercayaan akan mitos Gunung Bromo memperkuat hubungan spiritual masyarakat dengan alam dan leluhur.
Baca Juga: Mitos Gunung Manglayang dan Cerita Mistis yang Masih Diyakini Masyarakat
