Konten dari Pengguna

Mitos Membersihkan Telinga Malam Hari dan Faktanya dari Segi Medis

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mitos membersihkan telinga malam hari/Jessica Flavia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mitos membersihkan telinga malam hari/Jessica Flavia

Mitos membersihkan telinga malam hari telah lama dipercaya oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai kebiasaan yang bisa memicu gangguan kesehatan.

Banyak orang meyakini bahwa aktivitas ini di malam hari bisa menyebabkan gangguan pendengaran atau bahkan penyakit lain.

Kepercayaan tersebut terus diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikan sebagian orang ragu untuk membersihkan telinga setelah matahari terbenam.

Mitos Membersihkan Telinga Malam Hari

Ilustrasi mitos membersihkan telinga malam hari/Unsplash/Mark Paton

Mitos membersihkan telinga malam hari seringkali dikaitkan dengan risiko masuk angin, infeksi, atau bahkan gangguan saraf.

Dikutip dari laman p2ptm.kemkes.go.id, telinga memiliki sistem pembersihan alami dan tidak perlu dibersihkan terlalu sering, apalagi dengan alat yang berisiko melukai bagian dalam telinga.

Mitos ini kemungkinan besar berasal dari kekhawatiran akan kurangnya pencahayaan saat malam hari, yang bisa meningkatkan risiko cedera saat membersihkan telinga.

Fakta Medis tentang Membersihkan Telinga di Malam Hari

Ilustrasi mitos membersihkan telinga malam hari/Unsplash/Hayes Potter

Membersihkan telinga memang penting untuk menjaga kebersihan, tapi sebenarnya dari segi medis, tidak ada larangan khusus untuk melakukannya pada malam hari.

Tubuh manusia tidak memiliki aturan khusus soal waktu membersihkan telinga. Namun, yang perlu diperhatikan adalah cara dan frekuensi membersihkannya.

Telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan kotoran melalui gerakan rahang saat berbicara atau mengunyah.

Membersihkan telinga secara berlebihan, terutama dengan benda-benda seperti cotton bud, dapat menyebabkan iritasi, cedera pada saluran telinga, atau bahkan kerusakan pada gendang telinga.

Di malam hari, refleks tubuh biasanya lebih lambat karena sudah mulai beristirahat, sehingga risiko cedera bisa meningkat jika membersihkan telinga secara sembarangan atau terlalu dalam.

Oleh karena itu, jika ingin membersihkan telinga malam hari, lakukan dengan sangat hati-hati dan hanya membersihkan bagian luar telinga.

Mitos bahwa membersihkan telinga di malam hari dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti masuk angin, infeksi, atau gangguan saraf tidak didukung oleh bukti medis.

Secara medis, tidak ada larangan khusus untuk membersihkan telinga pada malam hari.

Oleh karena itu, membersihkan telinga di malam hari diperbolehkan selama dilakukan dengan hati-hati dan hanya membersihkan bagian luar telinga. Jika mengalami keluhan seperti rasa penuh atau nyeri, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis THT.

Baca juga: Mitos Tidur Menghadap Pintu yang Masih Dipercaya hingga Kini