Mitos Pohon Belimbing Wuluh di Depan Rumah Menurut Kepercayaan Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepercayaan soal mitos pohon belimbing wuluh di depan rumah masih berlaku di beberapa wilayah. Banyak yang menyebut kalau menanam pohon ini tepat di depan hunian bisa mengundang gangguan supranatural.
Konon pohon ini menjadi tempat hinggap makhluk halus atau energi negatif, sehingga keberadaan pohon itu diperhitungkan sungguh-sungguh saat menentukan tata letak taman atau pekarangan.
Mitos Pohon Belimbing Wuluh di Depan Rumah
Muncul keyakinan bahwa mitos pohon belimbing wuluh di depan rumah dipercaya dapat menyebabkan penghuni mengalami gangguan, mulai dari gangguan tidur hingga kesialan kecil.
Mitos ini muncul karena bentuk batang pohon yang berkerut dan tumbuh lumut.
Menurut tradisi Jawa, pohon tersebut bisa jadi tempat bersemayam makhluk halus, terutama jika ditanam di depan rumah.
Ada kepercayaan bahwa pohon ini bisa menarik aura negatif, serta menjadi medium bagi hal-hal gaib yang membuat orang merasa tidak nyaman tinggal di dekatnya.
Kendati begitu, aspek ilmiahnya tak ditemukan: tidak ada bukti pohon ini mengundang energi gaib. Secara ilmiah, pohon belimbing wuluh justru memberi manfaat kesehataan untuk manusia.
Buahnya kaya vitamin C dan antioksidan, serta biasa dipakai untuk pengobatan tradisional, seeprti mengatasi batuk dan menurunkan tekanan darah. Daunnya juga sering digunakan sebagai pengusir serangga alami.
Mengutip laman jurnalfdk.uinsa.ac.id, hampir disetiap rumah yang memiliki pekarangan selalu ada pohon belimbing wuluh dengan buahnya yang sangat lebat.
Di berbagai daerah, penerimaan terhadap mitos pohon belimbing wuluh berbeda-beda. Ada yang sangat mempercayai, hingga menanam pohon ini hanya di kebun belakang.
Sebaliknya, ada pula yang memasangnya dekat rumah agar mudah dipetik buahnya. Hal ini menunjukkan bahwa sisi praktis dan kepercayaan berjalan berdampingan.
Mitos itu pun diwariskan turun-temurun. Misalnya, Primbon Jawa menyebut menanam pohon belimbing wuluh di depan rumah bisa mendatangkan gangguan makhluk halus dan sial.
Banyak yang lebih memilih menanam di tempat lain untuk menghindari hal-hal dianggap negatif tersebut.
Sekarang, apakah mitos pohon belimbing wuluh di depan rumah berpengaruh nyata? Jika ditinjau dari sisi keamanan, pohon ini tidak merusak pondasi seperti pohon besar lainnya.
Namun dari sisi tradisi, mitos ini masih menghantui pikiran banyak orang. Jadi, sebelum menanam, ada baiknya mempertimbangkan dua aspek: manfaat praktis dan kepercayaan lokal.
Kepercayaan terhadap mitos pohon belimbing wuluh di depan rumah tetap melekat bagi sebagian masyarakat karena dianggap membawa gangguan gaib.
Mitos ini masih berperan dalam keputusan menanam pohon tersebut. Kalau ingin menanamnya, pilih lokasi yang strategis, baik dari segi manfaat maupun menghormati kepercayaan setempat. (Rahma)
Baca juga: Mitos Pohon Bambu yang Masih Dipercaya di Berbagai Daerah
