Konten dari Pengguna

Mitos Pulau Jawa Terbelah, Benarkah Akan Menjadi Dua Bagian?

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi mitos pulau jawa terbelah. Unsplash/Danang Himawan
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi mitos pulau jawa terbelah. Unsplash/Danang Himawan

Mitos Pulau Jawa terbelah sering dikaitkan dengan ramalan Jayabaya dan aktivitas Gunung Slamet. Konon, ada tanda-tanda alam yang dianggap sebagai pertanda perpecahan pulau ini di masa depan.

Kepercayaan ini telah mengakar dalam budaya masyarakat, meskipun belum ada bukti ilmiah yang mendukung prediksi tersebut secara konkret.

Mitos Pulau Jawa Terbelah

ilustrasi mitos pulau jawa terbelah. Unsplash/Fahrul Razi

Mitos pulau Jawa terbelah telah lama menjadi bagian dari cerita rakyat dan kepercayaan masyarakat Jawa.

Salah satu sumber utama mitos ini adalah ramalan Jayabaya, seorang raja Kediri pada abad ke-12, yang konon meramalkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian.

Ramalan ini sering dikaitkan dengan potensi letusan dahsyat Gunung Slamet, gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Tengah.

Menurut ramalan Jayabaya, jika Gunung Slamet meletus dengan hebat, maka Pulau Jawa akan terbelah, menciptakan parit yang menghubungkan pantai utara dan selatan Jawa. Mengutip laman journal2.um.ac.id, ramalan-ramalan Prabu Jayabaya oleh sebagian masyarakat Jawa dipercayai sebagai petunjuk dalam memahami perubahan atau fenomena sosial.

Cerita ini telah berkembang di kalangan masyarakat Banyumas dan sekitarnya, yang percaya bahwa letusan besar Gunung Slamet dapat menyebabkan bencana besar yang membelah pulau. Namun, ramalan ini tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Ahli geologi menyebut Pulau Jawa memang rawan gempa dan letusan karena berada di zona subduksi, namun proses terbelahnya pulau jauh lebih kompleks dan tidak bisa dijelaskan lewat mitos atau ramalan semata.

Proses geologis yang dapat menyebabkan terbelahnya sebuah pulau biasanya memerlukan waktu yang sangat lama dan melibatkan pergerakan lempeng tektonik yang signifikan.

Mitos Pulau Jawa terbelah merupakan bagian dari warisan budaya dan kepercayaan masyarakat yang menarik untuk dipelajari.

Namun, dari sudut pandang ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian akibat letusan Gunung Slamet atau faktor geologis lainnya dalam waktu dekat. (Rahma)

Baca juga: Mitos Memberi Hadiah Dompet ke Pacar yang Masih Dipercaya Banyak Orang