Konten dari Pengguna

Mitos Segitiga Bermuda yang Paling Fenomenal dan Misterius Sepanjang Sejarah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mitos Segitiga Bermuda. Foto: Pixabay.com/dimitrisvetsikas1969
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mitos Segitiga Bermuda. Foto: Pixabay.com/dimitrisvetsikas1969

Mitos Segitiga Bermuda telah lama menarik perhatian banyak pihak karena kisah-kisah misterius yang menyelimutinya.

Wilayah Segitiga Bermuda ini dipercaya sebagai tempat di mana kapal dan pesawat menghilang tanpa jejak secara misterius.

Mitos Segitiga Bermuda

Ilustrasi mitos Segitiga Bermuda. Foto: Pixabay.com/Pexels

Mitos Segitiga Bermuda berakar dari kisah-kisah menghilangnya kapal dan pesawat di wilayah perairan Atlantik Utara yang membentang antara Bermuda, Puerto Rico, dan Florida.

Dikutip dari laman britannica.com, salah satu peristiwa paling terkenal terjadi pada 1918 ketika kapal angkatan laut AS, USS Cyclops, lenyap bersama 306 kru tanpa meninggalkan puing.

Peristiwa lain yang tak kalah mencengangkan adalah hilangnya lima pesawat torpedo dalam misi pelatihan pada 1945, yang dikenal sebagai Flight 19.

Tidak ada sinyal darurat yang dikirimkan dan tidak ditemukan satu pun puing, membuat kejanggalan ini terus diperbincangkan hingga hari ini.

Fenomena ini diperkuat oleh teori bahwa kompas di kawasan tersebut sering kali menunjukkan arah utara sejati, bukan arah utara magnetik seperti biasanya. Hal tersebut menimbulkan dugaan bahwa faktor alam bisa memengaruhi navigasi.

Namun, penjelasan ilmiah lebih cenderung mengarah pada gangguan cuaca ekstrem seperti badai tropis, arus kuat dari Gulf Stream, serta kondisi geografis seperti palung laut terdalam di Samudra Atlantik yang berada di wilayah ini.

Sebagian besar kapal yang karam diyakini menabrak karang dangkal yang tersebar di kawasan Bermuda, yang telah menyebabkan lebih dari 300 bangkai kapal di sekitar perairan itu.

Teori lain yang lebih imajinatif menyebutkan bahwa hilangnya kapal dan pesawat mungkin disebabkan oleh keberadaan kota legendaris Atlantis yang tersembunyi.

Ide ini dipopulerkan oleh Charles Berlitz dalam bukunya pada tahun 1974, meskipun tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Sementara itu, studi oleh lembaga terpercaya seperti NOAA dan Angkatan Laut AS menegaskan bahwa wilayah tersebut tidak lebih berbahaya dibandingkan area laut lain yang ramai dilalui kapal.

Bahkan, World Wildlife Fund pada 2013 menyatakan bahwa Segitiga Bermuda tidak termasuk dalam sepuluh perairan paling berbahaya di dunia untuk pelayaran.

Meskipun kisah-kisah misterius terus berkembang, kawasan ini tetap menjadi jalur pelayaran dan penerbangan yang padat setiap harinya.

Jad, mitos Segitiga Bermuda memang telah menjadi bagian dari budaya populer, tapi penjelasan ilmiah menunjukkan bahwa sebagian besar insiden di sana bisa dijelaskan secara logis.

Kombinasi kondisi cuaca, arus laut, serta keterbatasan teknologi pada masa lalu merupakan faktor utama di balik banyak cerita misterius tersebut. (Suci)

Baca Juga: Mitos Gunung Kencana yang Menyimpan Cerita Mistis di Balik Keindahannya