Nama Bandara di Kuala Lumpur dan Keunikannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, merupakan salah satu negara yang menjadi destinasi wisatawan mancanegara. Untuk itu, penting rasanya mengetahui nama bandara di Kuala Lumpur yang merupakan bandara internasional Negeri Jiran ini.
Nama bandara di Kuala Lumpur adalah Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur atau Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Bandara ini didesain dengan berbagai fasilitas menarik guna menunjang kenyamanan wisatawan.
Simak keunikan dan fakta menarik KLIA berikut ini.
Keunikan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA)
Sebagaimana dikutip oleh Pillay dan Saw dalam Performance Analysis for Passenger Satisfaction of Kuala Lumpur International Airport, KLIA merupakan pintu gerbang Internasional utama negara Malaysia. Bandara ini berlokasi di Sepang, Selangor, Kuala Lumpur.
KLIA mulai beroperasi pada 27 Juni 1998 di bawah pemerintahan Mahathir Mohamad, dan dioperasikan oleh Malaysia Airports Holdings Berhad (MAHB).
1. Desain Unik KLIA
KLIA didesain oleh seorang arsitektur Jepang bernama Kisho Kurokawa dengan mengusung konsep keharmonisan dengan alam, tradisi, dan teknologi inovatif.
Bandar udara didesain dengan dikelilingi pohon-pohon hijau yang ditransplantasikan dari hutan. Konsep ini merupakan kerja sama dengan Institut Penelitian Hutan Malaysia.
Tak hanya itu, dengan luas landasan dan bangunan 100 km persegi, KLIA didesain agar mampu menampung 130 juta penumpang per tahun dan mampu melayani 100 pergerakan penerbangan kapan pun.
Terdapat dua menara pengendali di bandara ini, yakni menara pengendali utama dan menara pengendali landasan. Meski berbeda fungsi, namun secara garis besar kedua menara ini berfungsi mengendalikan lalu lintas penerbangan yang ada.
2. Fasilitas yang Memudahkan Turis
Seolah ingin memberikan kesan baik bagi turis mancanegara, KLIA dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memanjakan dan memudahkan pengunjung. Terdapat 216 kaunter dan 4 tingkat pengamanan yang beroperasi 24 jam.
Sistem penanganan kebakaran juga cukup mumpuni. Kapasitas tangki yang dimiliki cukup besar sehingga mampu menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Sebagai fasilitas penunjang, KLIA memiliki berbagai tempat makan, mulai dari restoran hingga counter makanan cepat saji tersedia di bandara ini. Selain itu, terdapat pula beberapa pertokoan yang menjual pernak-pernik, cokelat dan lain sebagainya.
3. Memiliki 2 Terminal yang Terpisah
KLIA memiliki dua terminal yang berbeda lokasi, yakni KLIA yang merupakan bandara lama dan KLIA 2 yang merupakan landasan baru.
Pillay dan Saw menjelaskan, pada 2 Mei 2014, KLIA 2 resmi beroperasi. KLIA 2 disebut sebagai terminal maskapai bertarif rendah terbesar di dunia.
KLIA dan KLIA 2 memiliki lokasi yang berbeda sehingga pengunjung perlu menggunakan kendaraan lain untuk menuju lokasi tersebut.
Jaraknya sekitar 7,2 kilometer, atau jarak tempuh 8 menit menggunakan mobil. Opsi kendaraan yang dapat dipilih antara lain kereta KLIA Express, bus, ataupun taksi.
Demikian keunikan dan fakta menarik bandara internasional utama Negeri Jiran. Perlu dicatat, lokasi KLIA yang berada di distrik Sepang, Selangor, bukanlah di tengah kota.
Jarak tempuh dari pusat kota Kuala Lumpur adalah sekitar 45 kilometer sehingga pengunjung perlu memperhitungkan jarak tersebut apabila hendak berkunjung.
(nan)
