Konten dari Pengguna

Negara Paling Malas di Dunia, Ternyata Ini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi negara paling malas di dunia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi negara paling malas di dunia. Foto: Pixabay

Menentukan negara paling malas di dunia bisa sangat subjektif dan bergantung pada kriteria yang digunakan untuk menilai kemalasan.

Namun, beberapa studi telah mencoba mengukur tingkat aktivitas fisik di berbagai negara untuk menentukan negara paling malas di dunia. Berikut penjelasannya.

Negara Paling Malas di Dunia

Ilustrasi negara paling malas di dunia. Foto: Pixabay

Sebuah penelitian dilakukan oleh Stanford University pada tahun 2017 untuk menilai tingkat aktivitas fisik oleh warga di berbagai belahan dunia.

Studi ini menggunakan data dari pelacak aktivitas, seperti Fitbit, yang dipakai oleh lebih dari 700.000 orang di seluruh dunia untuk mengukur jumlah langkah harian rata-rata.

Menurut hasil studi tersebut, negara dengan jumlah rata-rata langkah harian tertinggi, antara lain seperti Hong Kong, China, dan Jepang.

Sedangkan, negara dengan jumlah rata-rata langkah harian terendah, termasuk Indonesia, Saudi Arabia, Malaysia, Filipina, dan Afrika Selatan.

Indonesia menempati peringkat pertama dengan rata-rata sekitar 3.513 langkah per hari. Disusul Saudi Arabia yang dikatakan melakukan 3.807 langkah kaki per hari.

Tentunya ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat aktivitas fisik di suatu negara. Salah satunya meliputi infrastruktur dan fasilitas publik.

Negara-negara dengan infrastruktur yang mendukung aktivitas fisik, seperti jalur pejalan kaki, taman, dan fasilitas olahraga, cenderung memiliki populasi yang lebih aktif.

Kemudian adalah kebudayaan dan gaya hidup yang juga memainkan peran penting. Misalnya, negara-negara dengan budaya yang mendorong berjalan kaki atau bersepeda mungkin memiliki tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi.

Selanjutnya adalah iklim yang ekstrem, baik terlalu panas atau terlalu dingin, dapat menghalangi orang untuk beraktivitas di luar ruangan.

Penilaian seperti itu sangat subjektif dan sulit untuk diukur secara objektif. Produktivitas dan kegiatan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks.

Tentunya dalam suatu negara sebagai yang paling malas adalah simplifikasi yang mungkin tidak adil, karena kemalasan bukan hanya tentang kurangnya aktivitas fisik tetapi juga bisa dipengaruhi oleh banyak faktor lain.

Namun, berdasarkan data aktivitas fisik, negara seperti Indonesia dan Saudi Arabia sering muncul dalam daftar negara paling malas di dunia. (SP)