Pembagian Zaman Prasejarah di Indonesia yang Perlu diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman prasejarah di Indonesia bisa diartikan pula sebagai zaman sebelum adanya tulisan yang dikenal masyarakat Indonesia. Zaman ini sering disebut sebagai Zaman Nirleka (Nir artinya tidak ada dan leka yang artinya tulisan).
Zaman prasejarah ditandai dengan tidak ada bukti atau keterangan tertulis yang mengungkapkan suatu peristiwa yang terjadi pada masa itu. Lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini!
Pembagian Zaman Prasejarah di Indonesia
M. Junaedi Al Anshori dalam buku berjudul Sejarah Nasional Indonesia: Masa Prasejarah Sampai Masa Proklamasi Kemerdekaan menjelaskan bahwa zaman prasejarah di Indonesia terjadi kurang lebih selama 1,7 juta tahun lalu.
Berdasarkan kebudayaan manusia purba, zaman prasejarah yang terjadi di Indonesia terbagi menjadi Zaman Batu dan Zaman Logam. Berikut penjelasannya:
1. Zaman Batu
Pada Zaman Batu banyak alat dibuat dari bahan dasar batu, seperti kapak. Kala itu, logam memang belum dikenal. Cara hidup manusia purba kala pada zaman ini pun masih sangat sederhana.
Zaman Batu terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:
Zaman Batu Tua (Paleolitikum)
Pada zaman ini, alat-alat dibuat dari batu kasar yang tidak dihaluskan dan tidak diasah. Manusia purba juga hidup secara berpindah-pindah mencari lokasi yang subur.
Zaman Batu Tengah (Mesolitikum)
Pada zaman ini, bentuk alat masih sama seperti zaman batu tua di mana tidak diasah, berbentuk kasar, dan tidak dihaluskan. Untuk kebutuhan sehari-hari, manusia purba pada masa ini mulai bercocok tanam.
Zaman Batu Muda (Neolitikum)
Pada zaman ini, peralatan dibuat dari batu yang telah dihaluskan dan diasah. Manusia purba telah hidup menetap dengan menempati dan membuat rumah-rumah.
Zaman Batu Besar (Megalitikum)
Pada zaman ini, banyak sekali bangunan batu dengan ukuran besar. Mulanya, batu besar tersebut kasar yang selanjutnya diratakan hingga berbentuk bangunan yang diinginkan.
2. Zaman Logam
Zaman Logam merupakan zaman yang ditandai atas kemampuan manusia di saat itu untuk membuat peralatan dari logam. Zaman logam sering disebut juga sebagai Zaman Perundagian.
Zaman logam terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:
Zaman Tembaga
Zaman di mana manusia memakai tembaga untuk menjadi bahan utama dalam membuat berbagai peralatan kebutuhan hidupnya.
Zaman Perunggu
Zaman ini merupakan zaman manusia membuat peralatan menggunakan perunggu. Misalnya, nekara, kapak corong, dan moko atau nekara yang ukurannya lebih kecil.
Zaman Besi
Pada zaman ini, manusia membuat alat dengan terlebih dahulu melebur bijih besinya. Selanjutnya, menuangkannya pada cetakan dan jadilah alat yang diinginkan.
Itulah pembagian zaman prasejarah di Indonesia yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)
