Konten dari Pengguna

Pengertian Adjudikasi dalam Sosiologi beserta Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi adjudikasi adalah, sumber foto: unsplash.com/Jason Goodman
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi adjudikasi adalah, sumber foto: unsplash.com/Jason Goodman

Adjudikasi adalah salah satu istilah yang ada dalam pembelajaran sosiologi. Istilah ini merujuk pada sebuah proses yang bertujuan untuk menyelesaikan sebuah konflik yang ada di dalam masyarakat.

Umumnya, konflik tersebut muncul karena adanya perbedaan latar belakang, pendapat, kepentingan, dan lainnya.

Mari simak pembahasan mengenai definisi adjudikasi dalam sosiologi beserta contohnya dalam ulasan di bawah ini.

Pengertian Adjudikasi

Ilustrasi adjudikasi, sumber foto: unsplash.com/Brooke Cagle

Dikutip dari buku Bank Soal SMA IPS Vol 1 karya Tim Presiden Eduka, pengertian adjudikasi adalah salah satu bentuk dari proses penyelesaian konflik sosial yang melibatkan pihak ketiga sebagai mediator. Sehingga istilah ini juga dikenal sebagai mediasi atau akomodasi.

Pihak ketiga yang bisa dilibatkan dalam adjudikasi adalah pihak yang berwenang untuk memberikan keputusan atau solusi atas masalah yang ada. Pihak ketiga ini biasanya berasal dari lembaga peradilan, seperti pengadilan, arbitrase, atau lembaga hukum lainnya.

Sementara menurut Andreas Soeroso ajudikasi adalah salah satu upaya mencapai kesepakatan dalam penyelesaian masalah antara dua pihak dengan menggunakan jalur peradilan.

Hal ini terjadi ketika kedua belah pihak saling bersikukuh sehingga melibatkan pihak ketiga. Kesepakatan tersebut umumnya ditempuh melalui jalur persidangan.

Ciri-Ciri Adjudikasi

Ada beberapa ciri-ciri dari adjudikasi, antara lain:

  1. Melibatkan pihak ketiga yang berwenang dan netral untuk memberikan keputusan atau solusi atas masalah yang ada.

  2. Keputusan atau solusi yang diberikan bersifat mengikat dan harus dijalankan oleh pihak-pihak yang bersengketa.

  3. Biasanya digunakan sebagai pilihan terakhir jika cara-cara lain tidak berhasil menyelesaikan masalah.

  4. Memerlukan proses hukum yang formal dan bersistem, seperti pemeriksaan bukti, saksi, ahli, dan lain-lain.

  5. Membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang cukup besar.

Contoh Adjudikasi

Ilustrasi adjudikasi, sumber foto: unsplash.com/Jud Mackrill

Terdapat beberapa contoh adjudikasi yang kerap ditemukan dalam masyarakat.

1. Kasus Kecelakaan

Pada kecelakaan lalu lintas antara dua kendaraan bermotor, kedua belah pihak yang terlibat menyelesaikan masalah dengan cara damai atau melalui jalur hukum.

Jika melalui jalur hukum, proses adjudikasi akan dilakukan oleh pengadilan negeri untuk menentukan siapa yang bersalah dan berapa ganti rugi yang harus dibayar.

2. Pada Kasus Perceraian

Jika suami dan istri ingin bercerai, mereka bisa mengajukan gugatan cerai ke pengadilan agama. Pengadilan agama akan melakukan ajudikasi untuk menentukan apakah ada alasan yang cukup untuk bercerai, dan bagaimana pembagian harta dan hak asuh anak.

Baca juga: Pengertian Dinamika Sosial beserta Jenis-jenisnya

Demikian pembahasan mengenai definisi adjudikasi dalam sosiologi beserta contohnya. Kesimpulannya, adjudikasi adalah salah satu cara penyelesaian masalah antara kedua belah pihak yang dibantu oleh pihak ketiga. (WWN)