Pengertian dan Ciri-ciri Orde Lama di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Orde Lama dapat dirumuskan sebagai suatu pandangan dunia dan manusia atau ideologi yang mencoba menyusun negara dan masyarakat atas dasar sebuah pemikiran.
Berikut akan dibahas mengenai pengertian dan ciri-ciri Orde Lama di Indonesia yang perlu diketahui.
Pengertian Orde Lama
Istilah Orde Lama muncul pertama kali dalam sejarah Indonesia untuk menamai masa pemerintahan Soekarno yang berlangsung dari tahun 1959-1966, sebelum masa pemerintahan Soeharto atau disebut Orde Baru.
Saat itu, Orde Lama menerapkan sistem demokrasi terpimpin dengan menetapkan Soekarno sebagai pusat kepemimpinan yang memegang kuasa penuh terhadap Indonesia.
Ciri-Ciri Orde Lama
Berdasarkan surat kepercayaan Orde Lama, seperti Manipol, Usdek, Nasakom, dan sebagainya, Orde Lama dapat dirumuskan sebagai suatu pandangan dunia dan manusia atau Welt und Lebensanschauung.
Orde lama berdasarkan buku Agama dan Bangsa Pembangunan dan Masalah-masalahnya oleh Sjafruddin, disebut memiliki beberapa pikiran pokok atau ciri khas sebagai berikut:
1. Pembatasan Hak Warga Negara
Individu adalah ondergeschikt atau subordinated secara mutlak pada negara. Warga negara memiliki hak yang besarannya ditentukan oleh negara.
Dengan dalih kepentingan negara, penguasa dapat menyerahkan beban pada warga negara dan meminta mereka untuk mengerjakan apa saja yang dianggap perlu oleh negara.
2. Munculnya Revolusi
Revolusi merupakan sumber atau dasar hukum tertinggi, yang kedudukannya bahkan lebih tinggi dari negara.
Tujuan revolusi sendiri adalah menciptakan masyarakat dunia yang bebas dari eksploitasi masyarakat lainnya, serta masyarakat yang tidak terbagi dalam kelas.
3. Soekarno Sebagai Pemimpin Besar Revolusi
Soekarno adalah pemimpin besar revolusi yang memahami tujuan revolusi dan taktik untuk mencapai tujuan tersebut.
Berdasarkan penjabaran di atas, Indonesia juga berada dalam sistem demokrasi terpimpin selama masa Orde Baru tersebut.
Pada awalnya, sistem demokrasi terpimpin didasarkan pada demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan/perwakilan, seperti yang tertera pada Pancasila.
Namun pada pelaksanaannya justru menimbulkan banyak penyelewengan dan penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945.
Demikian penjelasan mengenai pengertian serta ciri-ciri Orde Lama yang terjadi di Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat. (SP)
