Konten dari Pengguna

Pengertian dan Ciri-Ciri Stratifikasi Sosial Tertutup dan Terbuka

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
17 November 2023 22:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Ciri-Ciri Stratifikasi Sosial Tertutup. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Stratifikasi Sosial Tertutup. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Ada berbagai ciri-ciri stratifikasi sosial tertutup maupun terbuka yang penting untuk diketahui bersama.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Sosiologi oleh Janu Murdiyatmoko, stratifikasi sosial merupakan penggolongan orang-orang yang ada di dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, privilege, dan prestise.
Terdapat pembagian stratifikasi, yaitu stratifikasi sosial tertutup dan terbuka. Bagaimana pengertian dan ciri-ciri keduanya?

Pengertian dan Ciri Stratifikasi Sosial

Ilustrasi Ciri-Ciri Stratifikasi Sosial Tertutup. Sumber: Unsplash
Stratifikasi sosial merupakan penggolongan orang-orang dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan hierarkis menurut hak istimewa, kehormatan, dan kekuasaan.
Stratifikasi sosial terbagi menjadi jenis tertutup dan terbuka dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Stratifikasi Tertutup

Stratifikasi sosial tertutup adalah sebuah stratifikasi sosial dengan ciri sifat diskriminatif karena susahnya bergerak secara vertikal. Pasalnya, setiap individu di dalamnya hanya bergerak secara horizontal.
Stratifikasi sosial tertutup terlihat pada sistem kasta agama Hindu yang mengelompokkkan anggotanya dalam empat kasta, yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Seseorang akan susah berpindah kelas akibat kasta diperoleh dari keturunan.
ADVERTISEMENT
Adapun contoh stratifikasi sosial tertutup, antara lain:

2. Stratifikasi Terbuka

Stratifikasi sosial terbuka adalah stratifikasi dengan ciri-ciri mobilitas tinggi dan dinamisme. Setiap masyarakat bisa bergerak bebas dalam kelas sosial, baik secara horizontal maupun vertikal.
Bahkan, apabila mobilitas harus melalui perjuangan berat, kemungkinan satu kelas sosial yang berubah selalu ada. Contohnya, seseorang yang awalnya merupakan pegawai biasa bisa dipromosikan menjadi seorang manajer.
Adapun contoh dari stratifikasi sosial terbuka, antara lain:
ADVERTISEMENT
Itu dia sekilas pembahasan mengenai pengertian dan ciri-ciri stratifikasi sosial tertutup dan terbuka.(LAU)