Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Agen Sosialisasi Utama

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
20 Juni 2023 22:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Contoh Agen Sosialisasi. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Agen Sosialisasi. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Beberapa contoh agen sosialisasi utama adalah keluarga, sekolah, dan media massa. Tentunya, agen-agen tersebut sangat sering berinteraksi dengan setiap individu.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Sosialisasi Anak pada Keluarga Single Parents, agen sosialisasi adalah faktor penentu berhasil tidaknya apa yang disampaikan karena agen sosialisasi merupakan pihak yang melakukan sosialisasi.
Ada berbagai agen sosialisasi, mulai dari keluarga, sekolah, sampai media massa. Bagaimana penjelasannya?

Contoh Agen Sosialisasi Utama

Ilustrasi Contoh Agen Sosialisasi. Sumber: Unsplash
Berikut adalah beberapa contoh dari agen sosialisasi:

1. Keluarga

Keluarga adalah lingkungan pertama yang berinteraksi dengan individu sejak dilahirkan. Terbentuknya kepribadian dan sikap anak sangat dipengaruhi pendidikan orang tua, mulai dari teguran, kebiasaan, nasihat, larangan, sampai perintah.
Dari interaksi yang terjadi antara anak dengan anggota keluarga, anak akan mempelajari berbagai hal. Misalnya, pola perilaku, keyakinan, sikap, cita-cita, serta nilai yang dianut.

2. Sekolah

Sekolah tidak hanya berperan untuk mengajarkan pengetahuan maupun keterampilan dalam memengaruhi intelektual, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab, tata tertib, serta kemandirian.
ADVERTISEMENT
Menurut Dreeben, ada berbagai aspek yang juga dipelajari di lingkungan sekolah selain belajar, yaitu kemandirian, universalisme, kekhasan, dan prestasi.

3. Media Massa

Contoh agen sosialisasi berikutnya adalah media massa yang merupakan bentuk dari komunikasi dan rekreasi yang dapat menjangkau banyak orang. Adanya media massa dapat menyebabkan dampak positif maupun negatif.
Untuk mencegah dampak negatif media massa, perlu adanya pengawasan dan bimbingan untuk individu yang belum cukup umur saat memakai media massa.

4. Agama

Di Indonesia, terdapat 6 agama yang diakui secara resmi, yaitu Katolik, Kristen, Buddha, Hindu, Islam, dan Konghucu. Setiap agama tersebut mempunyai aturan mupun cara sendiri untuk beribadah.
Meski demikian, setiap agama akan mengajarkan kebaikan serta menanamkan perilaku yang sesuai norma. Inilah mengapa agama menjadi salah satu contoh agen sosialisasi.
ADVERTISEMENT

5. Kelompok Bermain

Teman bermain tentu memberi pengaruh tertentu pada setiap individu. Pada anak, teman bermain akan mengajarkan nilai keadilan, toleransi, solidaritas, dan kebenaran.
Sedangkan, remaja akan mendapat dukungan sosial yang sangat bernilai saat ia melepas diri dari ketergantungan pada orang tua.
Itu dia pengertian dan contoh agen sosialisasi utama.(LAU)