Pengertian dan Contoh Integrasi Fungsional

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai negara yang memiliki beragam perbedaan, Indonesia mempunyai banyak contoh integrasi fungsional, seperti suku Bugis dan Jawa yang saling berintegrasi memenuhi kebutuhan hasil laut.
Tidak hanya itu saja, masih ada beberapa contoh integrasi fungsional bangsa Indonesia lainnya yang sering terjadi di sekitar kita. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak di bawah ini.
Arti & Contoh Integrasi Fungsional
Sebagai makhluk sosial, manusia pasti selalu berinteraksi dengan manusia lainnya. Berinteraksi dengan beragam perbedaan tentu saja dapat menghadirkan konflik sosial.
Namun, konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat bisa dihindari dengan cara menanamkan nilai integrasi sosial. Dengan nilai ini, semua masyarakat dapat bekerja sama dalam menjalin hubungan.
Salah satu bentuk integrasi sosial adalah integrasi fungsional. Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial milik Tim Ganesha Operation, integrasi fungsional adalah integrasi yang terbentuk karena fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.
Lalu, apa saja contoh integrasi fungsional di kehidupan sehari-hari? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Suku Jawa dan Suku Bugis
Salah satu contoh integrasi fungsional di Indonesia adalah suku Jawa dan sukuu Bugis di mana mereka saling membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup pertanian dan kelautan.
Guna melengkapi setiap kebutuhan pertanian dan kelautan, keduanya saling membantu dan bertanggung jawab untuk memenuhi gizi seimbang agar penerus generasi dapat tumbuh berkembang.
2. Suku Betawi dan Suku Sunda
Contoh berikutnya adalah suku Betawi dan suku Sunda. Keduanya melakukan integrasi fungsional untuk memenuhi kebutuhan pasokan dan ketersediaan makanan di masing-masing wilayah.
Suku Betawi dan suku Sunda sendiri saling bekerja sama untuk melengkapi kebutuhan masing-masing. Mereka juga saling berjuang untuk membantu agar tidak ada yang jatuh.
3. Daerah Aceh dan Jawa
Contoh dari integritas fungsional selanjutnya adalah daerah Jawa dan Aceh. Kedua wilayah tersebut saling berintegrasi untuk memenuhi kebutuhan teh dan kopi.
Seperti yang diketahui, wilayah Jawa dikenal memiliki pasokan teh yang sangat banyak. Sementara, wilayah Aceh dikenal memiliki pasokan kopi berkualitas yang sudah memenuhi standar ekspor.
Karena itu, kedua wilayah saling berintegrasi untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Jika Aceh membutuhkan teh berkualitas, maka wilayah Jawa akan membantu mereka. Begitu juga sebaliknya.
