Pengertian Demoralisasi dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian demoralisasi berdasarkan KBBI adalah kemerosotan akhlak dan kerusakan moral yang terjadi pada kalangan remaja dan memprihatinkan bagi semua pihak.
Ingin mengetahui lebih lanjut apa pengertian demoralisasi dan contohnya sehari-hari? Simak melalui artikel di bawah ini.
Pengertian Demoralisasi
Berdasarkan buku Mari Berubah Menuju Kebaikan karya Retno Kusumastusti, demoralisasi adalah penyelewengan terhadap aturan atau norma yang berlaku di dalam kehidupan.
Sedangkan, menurut Ahmad Musid, pengertian demoralisasi adalah merosotnya moral atau akhlak seseorang yang tercermin pada perilaku.
Lebih lanjut menurut Duski Samad, demoralisasi adalah kondisi di mana moral tidak lagi menjadi pegangan hidup dalam melakukan suatu tindakan.
Demoralisasi mau tak mau terjadi seiring dengan peningkatan biaya hidup yang diiringi juga dengan kebutuhan untuk mempertahankan eksistensi diri.
Hal tersebut menyebabkan peningkatan angka kriminalitas karena manusia akhirnya menggunakan segala cara untuk mendapatkan status sosial di masyarakat.
Manusia memilih untuk menjalani kehidupan berdasarkan nafsu dan mengabaikan hukum yang berlaku. Bahkan, demoralisasi terus terjadi hingga saat ini.
Contoh Demoralisasi
Demoralisasi terjadi karena globalisasi yang tidak disertai dengan sumber daya manusia yang mumpuni. Tolak ukur suatu negara yang masyarakatnya telah mengalami demoralisasi beserta contohnya, antara lain:
Meningkatnya kasus kriminalitas, seperti pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, dan sebagainya.
Meningkatnya tindakan anarkis yang dilakukan oleh masyarakat, misalnya pembakaran tempat ibadah dan perusakan fasilitas umum.
Meningkatnya tindak korupsi dan pungutan liar, seperti korupsi dana desa dan pungutan liar di sekolah negeri.
Terjadinya pergaulan bebas, seperti alkohol dan seks bebas pada remaja.
Meningkatnya penggunaan dan pengedaran narkoba secara ilegal.
Meningkatnya konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal, misalnya carut-marut pembagian BLT atau demonstrasi kenaikan harga BBM.
Berkurangnya rasa toleransi dalam masyarakat, contohnya komentar negatif dalam media sosial.
Munculnya kasus terorisme, misal penembakan di pusat perbelanjaan.
Demoralisasi merupakan tanggung jawab bersama dan bukan hanya satu pihak. Antisipasi bisa dilakukan dengan memperkuat empati dan saling mengingatkan dalam kehidupan.
Demoralisasi bisa diantisipasi mulai dari unit sosial terkecil, yakni keluarga. Beberapa hal bisa dilakukan dalam keluarga, seperti mempertebal keimanan, rasa kekeluargaan, toleransi, dan aktif dalam berbagai kegiatan positif.
Demikian adalah pengertian dan contoh dari demoralisasi dalam kehidupan sehari-hari. (SP)
