Konten dari Pengguna

Pengertian Gemeinschaft by Blood beserta Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Gemeinschaft by Blood. Sumber: Any Lane /Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Gemeinschaft by Blood. Sumber: Any Lane /Pexels.com

Gemeinschaft by blood adalah kelompok yang terbentuk karena ikatan darah, keturunan, maupun kesamaan nenek moyang. Gemeinschaft by blood termasuk konsep yang mengacu terhadap kekuatan kebersamaan dari hubungan darah antar manusia.

Agar semakin paham tentang gemeinschaft by blood, silakan simak dalam pembahasan di bawah ini!

Pengertian Gemeinschaft by Blood

Ilustrasi: Gemeinschaft by Blood . Sumber: Monstera/Pexels.com

Bagja Waluya dalam buku berjudul Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat menjelaskan bahwa, Gemeinschaft by Blood adalah paguyuban karena ikatan darah.

Sederhananya, paguyuban yang terbentuk karena didasarkan oleh ikatan darah atau keturunan. Misalnya keluarga yang termasuk juga kelompok kekerabatan yang paling umum.

Konsep gemeinschaft by blood diperkenalkan pada abad ke-19 oleh Ferdinand Tonnies yang merupakan seorang filsuf dan sosiolog Jerman.

Konsep ini muncul saat ingin membedakan antara kebersamaan sosial yang ada dalam masyarakat modern dengan kebersamaan sosial yang terjadi pada lingkungan pedesaan tradisional.

Konsep gemeinschaft by blood juga mengusung ide bahwa rasa kebersamaan yang kuat diperoleh dari adanya ikatan darah yang ada di antara anggota kelompok tersebut.

Adapun gemeinschaft by blood mempunyai kelebihan sebagai berikut:

  • Mempunyai kepedulian yang tinggi. Anggota kelompok lebih mempunyai rasa saling peduli yang besar dan senantiasa membantu satu sama lain saat terjadi masalah.

  • Hubungan yang kuat. Hal ini terjadi, sebab mereka mempunyai hubungan darah serta ikatan emosional yang kuat dan terikat satu sama lain.

  • Tradisi yang kaya. Biasanya mereka mempunyai tradisi yang terus diwariskan dari generasi yang satu ke generasi yang lainnya.

  • Koneksi kuat. Mempunyai koneksi yang kuat untuk membantu mereka dalam banyak hal di dalam aspek kehidupan.

  • Pembelajaran keluarga yang bagus. Dalam keluarga diajarkan nilai penting misalnya kerjasama, toleransi, serta saling menghargai.

  • Perasaan harus menghormati. Anggota dalam hubungan darah akan cenderung saling menghormati dengan anggota yang lain.

Contoh Gemeinschaft by Blood

Dalam lingkungan masyarakat gemeinschaft by blood mempunyai beberapa contoh berikut :

  1. Kelompok kekerabatan kaum (Minangkabau)

  2. Kelompok kekerabatan kuren (Bali)

  3. Kelompok kekerabatan Sara dapur (Gayo)

  4. Kelompok kekerabatan golongan (Sunda)

  5. Kelompok kekerabatan Famili (Minahasa, Ambon)

  6. Kelompok kekerabatan sanak sadulur (Jawa)

Demikianlah penjelasan tentang gemeinschaft by blood beserta contohnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)