Konten dari Pengguna

Pengertian Konflik Intragroup dan Cara Menyelesaikannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konflik intragroup. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konflik intragroup. Sumber foto: Unsplash

Konflik intragroup merupakan masalah yang terjadi di dalam kelompok kecil, seperti keluarga atau kelompok di perkuliahan. Umumnya, konflik ini ditimbulkan dari perbedaan pendapat anggota.

Konflik sendiri adalah fenomena yang biasa terjadi dalam sebuah kelompok dan pasti ada cara untuk menyelesaikannya. Penjelasan lebih lengkap, simak di bawah ini.

Konflik Intragroup dan Cara Menyelesaikannya

Ilustrasi konflik intragroup. Sumber foto: Unsplash

Dirangkum dari Jurnal Rekonstruksi Kepemimpinan Pendidikan Islam yang Kreatif, Inovatif, dan Proaktif milik Helmiannoor, konflik intragroup adalah konflik yang terjadi dalam satu kelompok kecil.

Umumnya, konflik ini terjadi antara dua orang atau lebih di dalam satu kelompok. Konflik sendiri adalah proses dinamis yang terjadi di dalam sebuah kelompok yang memiliki ketergantungan.

Konflik ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti perbedaan tujuan dan nilai, sehingga menimbulkan ketegangan di antara mereka. Selain itu, komunikasi yang buruk juga dapat menjadi pendukung.

Jika tidak segera ditangani, konflik intragroup dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, seperti menurunnya produktivitas, kepuasan kerja, meningkatnya stres dan ketegang di antara anggota, hingga memunculkan perpecahan di dalam kelompok.

Lalu, bagaimana cara menyelesaikan permasalahan yang terjadi karena intragroup? Berikut ini penjelasannya.

1. Komunikasi

Salah satu cara untuk menyelesaikannya permasalah intragroup yang terjadi di dalam kelompok adalah melakukan komunikasi terbuka dan jujur sesama anggota.

Sebelum itu, penting untuk menciptakan lingkungan di mana setiap anggota merasa nyaman dan didengar. Dengan ini, setiap anggota akan senang dalam mengeluarkan pendapat, tanpa takut dihakimi.

2. Bangun Rasa Empati dan Pengertian

Biasanya konflik intragroup muncul karena kurangnya pemahaman satu sama lain. Karena itu, penting untuk membangun rasa saling pengertian dan empati untuk mengurangi konflik di dalam kelompok.

3. Identifikasi Akar Masalah

Untuk mengatasi dan menyelesaikan konflik dengan segera, penting untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Melalui identifikasi akar masalah, anggota kelompok juga dapat bekerja sama untuk mencari solusi bersama.

4. Melibatkan Pihak Netral

Jika konflik yang terjadi sulit untuk diatasi, tidak ada salahnya untuk melibatkan pihak ketiga yang netral. Dengan ini, kita dapat terbantu dalam mengambil langkah yang bijaksana.

Selain itu, keberadaan pihak ketiga juga dapat membantu mengurangi emosi dan ketidakadilan yang mungkin saja terjadi.

Itulah dia penjelasan mengenai konflik intragroup beserta cara untuk menyelesaikannya. Semoga membantu! (RN)