Konten dari Pengguna

Pengertian Konsiliasi dalam Sosiologi beserta Manfaat dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Konsiliasi dalam Sosiologi. Sumber : Cytonn Photography/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Konsiliasi dalam Sosiologi. Sumber : Cytonn Photography/Pexels.com

Pengertian konsiliasi dalam sosiologi merupakan bentuk dari pengendalian masalah, konflik sosial utama sampai sengketa. Pihak pengendali ini diwujudkan melalui lembaga tertentu yang dipercaya bisa mengambil keputusan.

Konsiliasi bertujuan utama menyelesaikan konflik serta mencapai persetujuan atau kesepakatan kedua belah pihak. Manfaat konsiliasi juga beragam. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut!

Pengertian Konsiliasi

Ilustrasi : Konsiliasi dalam Sosiologi. Sumber : fauxels/Pexels.com

Janu Murdiyatmoko dalam buku berjudul Sosiolog: Memahami dan Mengkaji Masyarakat menjelaskan bahwa, konsiliasi adalah pengendalian yang dijalankan oleh lembaga-lembaga khusus.

Kemudian memungkinkan tumbuhnya pola diskusi serta pengambilan keputusan, misalnya pihak-pihak yang berlawanan tentang personal yang mereka pertentangkan.

Maka dari itu, supaya bisa berfungsi dengan efektif, lembaga-lembaga itu wajib memenuhi setidaknya 4 hal, yakni :

  1. Lembaga-lembaga tersebut wajib merupakan lembaga yang sifatnya otonom dan berwenang mengambil keputusan tanpa campur tangan dari badan luar.

  2. Kedudukan lembaga-lembaga itu dalam masyarakat yang bersangkutan sifatnya monopolistis dalam arti hanya lembaga itu saja yang mempunyai fungsi demikian.

  3. Peranan pada lembaga-lembaga tersebut harus sedemikian rupa, jadi berbagai kelompok mempunyai kepentingan yang berlawanan satu sama lain merasa tertarik kepada lembaga tersebut. Sedangkan keputusan itu beserta dengan semua anggotanya.

  4. Lembaga tersebut harus bersifat demokratis, yakni semua pihak harus didengarkan dan diberikan kesempatan menyatakan pendapat sebelum keputusan tertentu diambil.

Manfaat Konsiliasi

Manfaat konsiliasi adalah :

  1. Peluang dalam menuntaskan sengketa dengan jalur damai.

  2. Keputusan yang dihasilkan tidak mengikat.

  3. Fleksibel, karena konsiliasi dilakukan dengan dua tahap, lisan dan tertulis.

Contoh Konsiliasi

Inilah beberapa contoh dari konsiliasi, yakni :

Pertama, tentang konsiliasi konflik antara perserikatan buruh juga perusahaan yang diselesaikan dengan bantuan Kementerian Tenaga Kerja.

Meski Kementerian Tenaga Kerja ada di bawah presiden, namun kementerian ini sifatnya otonom dalam membuat kebijakan dan menuntaskan konflik.

Bahkan Kementerian Tenaga Kerja memang layak sebagai lembaga yang menjalankan konsolidasi sebab kementerian ini di atas perserikatan buruh serta perusahaan dan mengikat keduanya.

Kedua, Konsiliasi yang ada di tingkat internasional, yakni badan konsiliasi dibentuk oleh World Bank dalam menuntaskan sengketa modal asing, seperti ICSID Rules of Procedure for Conciliation Proceeding dan Conciliation Rules.

Konsep ini fungsinya untuk menetapkan persyaratan yang diterima banyak pihak, namun keputusannya tidak mengikat pihak tersebut.

Demikianlah penjelasan tentang konsiliasi. Semoga bermanfaat! (EK)