Pengertian Perwilayahan dan Jenisnya yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meski terkesan sama, pengertian perwilayahan dan jenisnya tidak sama dengan wilayah. Di mana perwilayahan lebih menitikberatkan pada penggolongan atau klasifikasi wilayah yang bisa dilakukan secara formal maupun fungsional.
Untuk lebih memahami tentang pengertian perwilayahan dan jenisnya, mari simak pembahasannya di bawah ini.
Pengertian Perwilayahan
Menurut buku Evaluasi dan Perencanaan Pembangunan Wilayah karya Widodo Dwi, perwilayahan diartikan sebagai suatu proses penggolongan wilayah dengan dasar kriteria tertentu.
Perwilayahan atau regionalisasi adalah pembagian wilayah yang luas, seperti wilayah suatu negara, menjadi beberapa wilayah yang lebih kecil. Pembagian wilayah bisa didasarkan pada tujuan pembentukan wilayah.
Penggolongan wilayah memiliki beberapa poin penting, di antaranya:
Nature region atau wilayah alamiah, suatu gambaran pada penampakan fisik, seperti hutan dan lahan pertanian.
Single feature region, dilihat berdasarkan gambaran. Contohnya keadaan iklim pada suatu area.
Generic region, ialah wilayah dengan dasar jenis tertentu pada suatu area. Contohnya adalah anggrek yang ada di hutan tropis.
Specific region, merupakan suatu wilayah yang memiliki karakteristik unik dari segi adat, lokasi, budaya dan penduduk yang ada di dalam suatu area.
Factor analysis region, yakni suatu wilayah yang menggunakan metode statistik analitik dan deskriptif untuk tujuan tertentu.
Perwilayahan memiliki sejumlah manfaat, antara lain penyederhanaan informasi di bumi, memantau perubahan yang terjadi, juga pemerataan pembangunan.
Jenis Perwilayahan
Dikutip dari buku Pengembangan Wilayah karya Ilham Mirzaya, jenis perwilayahan bisa dibedakan sebagai berikut:
Berdasar wilayah administrasi pemerintahan, biasanya dikaitkan dengan masa lalu dan diatur dalam undang-undang. Contoh pembagiannya adalah provinsi, kota, dan kecamatan.
Berdasar kesamaan kondisi / homogenitas, penting untuk perencanaan sektoral. Contoh pembagiannya adalah berdasar pertanian, perkebunan, agama, dan lain sebagainya.
Berdasar ruang lingkup pengaruh ekonomi, mengakui keberadaan pusat pertumbuhan yang kemudian diatur batas-batas pengaruhnya.
Berdasar wilayah perencanaan/program, biasanya bersifat sementara/kebetulan dan ditetapkan batasannya oleh suatu program atau proyek dengan tujuan khusus. Contohnya adalah daerah aliran sungai (DAS)
Demikian pembahasan mengenai pengertian dan jenis-jenis perwilayahan yang perlu diketahui. (SP)
