Konten dari Pengguna

Pengertian Politik Balas Budi dan Dampaknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian  politik balas budi, sumber foto: unsplash.com/Marco Oriolesi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian  politik balas budi, sumber foto: unsplash.com/Marco Oriolesi

Pengertian politik balas budi adalah praktik politik di mana seseorang atau sekelompok orang memberikan dukungan atau suara mereka pada seorang kandidat atau partai politik.

Pemberian dukungan tersebut disebabkan karena individu atau kelompok telah menerima keuntungan atau manfaat tertentu dari kandidat atau partai tersebut.

Praktik yang dapat merugikan demokrasi ini ternyata telah terjadi sejak masa kolonial Belanda dahulu.

Untuk lebih memahami tentang definisi politik balas budi dan dampaknya di masa kolonial Belanda, mari simak pembahasannya di sini.

Pengertian Politik Balas Budi

Ilustrasi pengertian  politik balas budi, sumber foto: unsplash.com/Hansjörg Keller

Dikutip dari buku Revolusi Tak Kunjung Selesai karya Remy Madinier (2022), istilah politik balas budi pertama kali muncul pada masa kolonial Belanda di Indonesia.

Saat itu, pemerintah Belanda menerapkan sistem tanam paksa yang memaksa rakyat untuk menanam komoditas ekspor demi kepentingan Belanda. Sistem ini kerap menimbulkan penderitaan dan kemiskinan bagi rakyat.

Beberapa tokoh Belanda yang peduli dengan nasib rakyat Indonesia, seperti Pieter Brooshooft dan C. Th. Van Deventer, mengkritik sistem tanam paksa dan menuntut pemerintah Belanda untuk bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.

Van Deventer kemudian menulis artikel berjudul "Een Eereschuld" (Hutang ehormatan) yang meminta pemerintah Belanda untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia sebagai bentuk balas budi atas sumber daya yang telah dieksploitasi.

Dampak Politik Balas Budi

Politik balas budi memiliki dampak negatif terhadap bangsa pada masa kolonial Bealanda. Berikut penjelasannya.

1. Dampak Terhadap Irigasi

Dampak pertama dari adanya politik balas budi bagi bangsa Indonesia terlihat dari segi irigasi. Di mana seharusnya irigasi yang digunakan untuk mengairi lahan pertanian atau perkebunan rakyat, tetapi nyatanya tidak.

Irigasi yang sudah diperbaiki dan dibangun justru ditujukan untuk mengairi sawah dan ladang milik swasta dan pemerintah Belanda.

Hal tersebut membuat jurang pemisah antara perekonomian, perkebunan milik swasta atau pemerintah dengan rakyat.

2. Dampak Terhadap Emigrasi

Pada program ini, rakyat ditempatkan di daerah-daerah perkebunan yang dikembangkan Belanda. Mereka ditunjuk untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada perkebunan.

3. Dampak Terhadap Edukasi

Meskipun pemerintah Belanda telah mendirikan sekolah-sekolah untuk kaum pribumi, terjadi diskriminasi di dalamnya.

Pendidikan yang dibuka hanya diperuntukkan untuk anak pegawai dan orang berada saja. Sedangkan yang berpendapatan sangat rendah tidak diperbolehkan sekolah.

Baca juga: Memahami Pengertian Globalisasi beserta Jenis dan Contohnya

Demikian pembahasan mengenai pengertian politik balas budi dan dampaknya untuk bangsa Indonesia di masa kolonial Belanda. (WWN)