Pengertian Punden Berundak beserta Fungsi dan Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Punden berundak adalah bangunan megalitik yang berfungsi sebagai sarana untuk memuja roh leluhur. Peninggalan megalitikum atau besar ini masih bisa ditemukan di sejumlah kawasan di Indonesia.
Sejumlah kawasan tersebut antara lain Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah. Selain itu, punden berundak juga digunakan sebagai bangunan pemujaan roh leluhur yang bentuknya bertingkat-tingkat.
Dikutip dari buku Situs Megalitikum Lampung karya Sumargono, S.Pd., Drs. Maskun, M.H dan Yusuf Perdana, S.Pd., M.Pd, berikut penjelasan lengkap tentang punden berundak.
Punden Berundak Adalah...
Punden berundak adalah bangunan berbentuk persegi konsentris yang ditemukan pada masa prasejarah di Indonesia dan Pasifik. Perlu diketahui bahwa punden ini digunakan sebagai tempat pemujaan roh leluhur dengan bentuknya yang bertingkat-tingkat.
Bangunan punden berundak memiliki bentuk satu pola memusat dengan bagian pusat tertinggi berada di tengah. Serta pola memanjang dengan bagian pusat di belakang yang merupakan lokasi tertinggi.
Ada 13 buah punden di dalam Taman Purbakala Pugung Raharjo baik yang memiliki ukuran besar maupun kecil. Sayangnya sekarang hanya tersisa 7 buah punden yang dapat diselamatkan karena 6 punden lainnya terkena erosi.
Fungsi Punden Berundak
Fungsi utama punden berundak yaitu sebagai sarana pemujaan untuk memuja dan menghormati roh leluhur. Bahkan masih banyak masyarakat zaman sekarang yang masih menggunakan punden berundak untuk tujuan yang sama.
Masyarakat zaman dahulu melakukan pemujaan roh leluhur untuk mencegah datangnya bencana atau musibah seperti wabah dan gempa bumi. Selain itu, peninggalan jaman megalitikum juga sering digunakan untuk meletakkan sesajen atau persembahan lainnya.
Ciri-ciri Punden Berundak
Berikut ini beberapa ciri-ciri punden berundak yang bisa dipelajari secara lebih dalam:
Bentuknya berundak-undak sesuai dengan namanya, yaitu punden berundak.
Terbuat batu dan tanah.
Digunakan untuk acara kepercayaan atau keagamaan tertentu.
Tiap tingkatan atau undak memiliki makna tersendiri.
Biasanya di bagian puncak punden berundak, terhadap menhir.
Punden berundak memiliki tingkatan, mulai dari tingkatan terendah yang luas hingga tingkatan tertinggi dengan bagian terkecil.
Kesimpulannya, punden berundak adalah bangunan suci tempat pemujaan roh leluhur yang bentuknya bertingkat-tingkat. Ada banyak fungsi dan ciri-ciri punden berundak yang bisa dipelajari dalam penjelasan tersebut. (DSI)
