Pengertian Sejarah Lisan, Kelebihan, beserta Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian sejarah lisan adalah sumber sejarah yang datanya diperoleh secara lisan atau sumber lisan. Sejarah sendiri merupakan ilmu pengetahuan yang asalnya dari masa lampau. Jejak masa lampau adalah sumber sejarah.
Sesuai sumbernya, sejarah bisa digolongkan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah sejarah lisan. Agar semakin paham, simak dalam pembahasan di bawah ini!
Pengertian Sejarah Lisan
Aditia Muara Padiatra dalam buku berjudul Sejarah Lisan: sebuah pengantar ringkas menjelaskan bahwa sejarah lisan menarik untuk dikaji secara komprehensif bagi para sejarawan.
Terutama untuk bisa memberikan suatu rekonstruksi yang semakin menarik atas sebuah peristiwa yang telah dibahas dan kemudian diberikan untuk para penikmat tulisan mereka atau para pembaca.
Sejarah lisan diperoleh dari sumber lisan, yakni sumbernya berasal dari tuturan yang tidak tertulis. Kala itu, sumber tersebut berisikan seluruh informasi yang bisa dijadikan sebagai dasar merekonstruksi maupun menyusun peristiwa masa lampau.
Kelebihan Sumber Sejarah Lisan
Inilah beberapa kelebihan dari sumber sejarah lisan, yaitu:
Pengumpulan data bisa dijalankan dengan komunikasi dari dua arah (antara tokoh dan peneliti). Andaikan ada hal yang tidak jelas dapat langsung ditanyakan kepada narasumber.
Bisa melengkapi kekurangan data maupun informasi yang tidak atau belum termuat dalam dokumen atau sumber tertulis.
Penulisan sejarah menjadi semakin demokratis atau terbuka sebab menungkinkan sejarawan mencari informasi dari seluruh golongan masyarakat, baik dari rakyat biasa maupun para pejabat).
Contoh Sejarah Lisan
Inilah beberapa contoh dari sejarah lisan, yaitu:
1. Peristiwa Perumusan Supersemar
Peristiwa perumusan Supersemar atau Surat Perintah Sebelas Maret. Isi Supersemar adalah kesaksian dari Jenderal M. Yusuf, Dr. Subandrio, serta kesaksian dari mahasiswa yang ikut demokrasi Tritura.
2. Wawancara dengan Tokoh Sejarah
Mewawancarai salah satu tokoh yang masih hidup dan ia ada dalam suatu peristiwa sejarah tersebut.
3. Berbentuk Legenda, Mitos, Cerita Rakyat, serta Dongeng
Misalnya, saat hari sudah malam, anak-anak tidak diperbolehkan untuk bermain di luar rumah sebab akan diculik oleh hantu yang jahat.
4. Prasasti
Adanya prasasti yang bisa memberikan informasi tentang suatu hal di masa lalu, seperti dari pendirian suatu kerajaan, nama raja-raja, kehidupan suatu masyarakat di masa lalu, dan sebagainya.
Itulah pengertian sejarah lisan, kelebihan, beserta contohnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)
