Pengertian Sistem Ekonomi Komunis dan Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian sistem ekonomi komunis merujuk pada struktur ekonomi yang menekankan penghapusan kepemilikan pribadi dan penataan sumber daya secara terpusat untuk mencapai tujuan keadilan sosial.
Dalam sistem ini, pemerintah memiliki tanggung jawab utama dalam merencanakan dan mengatur seluruh kegiatan ekonomi, sehingga memastikan setiap individu mendapatkan akses yang sama terhadap kebutuhan dasar.
Pengertian Sistem Ekonomi Komunis
Mengutip dari buku Perbandingan Sistem Ekonomi, Nihayatul Masykuroh, (2020), sistem ekonomi adalah kumpulan aturan atau kebijakan yang saling berkaitan, dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.
Sistem ekonomi mencakup keseluruhan institusi ekonomi yang berfungsi dalam suatu perekonomian, dengan tujuan mengatur pemanfaatan sumber daya ekonomi agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sumber daya ekonomi tersebut meliputi tenaga kerja, sumber daya alam, dan mesin.
Sistem ekonomi komunis adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memiliki kendali penuh atas seluruh aktivitas ekonomi. Kepemilikan pribadi tidak diperbolehkan, sehingga kondisi setiap individu sangat bergantung pada kebijakan pemerintah.
Seluruh bisnis, baik skala kecil maupun besar, dikelola oleh pemerintah demi mencapai pemerataan ekonomi dan solidaritas. Komunisme, yang didasarkan pada pemikiran Karl Marx, menuntut pemerintah untuk menguasai dan mengelola semua faktor produksi.
Meski demikian, kepemilikan oleh pemerintah bersifat sementara. Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah berkembang dengan baik, hak atas faktor produksi tersebut harus diserahkan kepada kaum pekerja.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komunis
Sistem ekonomi komunis memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari sistem ekonomi lainnya. Berikut adalah ciri-ciri sistem ekonomi komunis:
Semua kegiatan ekonomi dilaksanakan secara kolektif.
Perusahaan swasta tidak diperbolehkan karena seluruh lembaga berada di bawah kendali pemerintah atau negara.
Sumber daya ekonomi sepenuhnya menjadi milik negara.
Negara menentukan harga, jenis, dan jumlah barang yang diproduksi.
Setiap warga berperan sebagai pekerja bagi negara.
Pemerintah mengendalikan seluruh sistem komunikasi dan transportasi.
Negara memiliki semua pabrik dan lembaga produksi.
Pendidikan disediakan secara gratis di sekolah umum, dengan kurikulum yang mendukung kebutuhan industri.
Kepemilikan pribadi dihapuskan demi mendukung kepemilikan bersama.
Negara bertanggung jawab atas kesejahteraan pengangguran dan memberikan jaminan bagi mereka.
Itulah penjelasan mengenai pengertian sistem ekonomi komunis dan ciri-cirinya. (Adi)
Baca Juga: Contoh Peran ISBD dalam Mengembangkan Kesadaran Moral dan Sosial
