Konten dari Pengguna

Pengetahuan Manusia tentang Bumi pada Masa Geografi Klasik

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik. Sumber: Pixabay/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik. Sumber: Pixabay/pexels.com

Coba jelaskan pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik! Geografi klasik adalah masa awal perkembangan geografi yang terjadi sekitar abad ke 6-1 Sebelum Masehi. Pada masa ini, pemahaman manusia terkait bumi masih didasarkan pada pengamatan serta mitologi yang tersebar di antara golongannya.

Menurut Hastuti dalam penelitiannya yang berjudul Ada Apa dengan Geografi Manusia, dijelaskan bahwa masa geografi klasik bukan sekadar memiliki fokus pada bentuk bumi, tetapi juga berkaitan dengan manusia serta lingkungannya.

Apabila ingin mengetahui informasi lengkap terkait pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik, cari tahu penjelasannya dalam bacaan berikut.

Pengetahuan Manusia tentang Bumi di Masa Geografi Klasik

Ilustrasi pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik. Sumber: Pixabay/pexels.com

Proses perkembangan geografi berlangsung lama yang dimulai dengan masa geografi klasik. Masa ini berlangsung dari abad ke-6 sampai ke-1 Sebelum Masehi. Lalu, coba jelaskan pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik!

Pada masa geografi klasik, manusia mengandalkan pengetahuan yang dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti cerita rakyat serta mitologi yang berkembang di antara masyarakat. Contoh kepercayaan masyarakat saat itu adalah pendapat Thales yang mengungkapkan jika bumi termasuk kepingan silinder yang mengapung di air.

Bukan hanya itu, masyarakat juga mengalami perkembangan dengan melakukan pengamatan serta pencatatan dari para penjelajah maupun ilmuwan. Hal ini berkaitan dengan munculnya para ilmuwan, seperti Claudius Ptolemaeus dan Eratosthenes yang menjelaskan peta dunia secara akurat dan lebih rinci.

Perlahan-lahan pendapat masyarakat semakin berkembang di era bangsa Romawi serta Yunani sebagai bangsa awal yang melakukan pemetaan dan mengumpulkan berbagai pengetahuan terkait kewilayahan. Masyarakat juga mulai mengenal pengetahuan berbasis fakta dan pendekatan logis.

Menariknya, masa geografi klasik ini bukan hanya menjadi momen perkembangan ilmu geografi saja, tetapi juga perkembangan berbagai disiplin ilmu, seperti matematika yang saat itu dimanfaatkan dalam memahami bentuk bumi. Para ilmuwan juga berpendapat jika geografi bukan sekadar tentang bumi saja, tetapi juga bisa berkaitan dengan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya.

Itulah informasi penting mengenai pengetahuan manusia tentang bumi pada masa geografi klasik sebagai periode awal perkembangan ilmu geografi. [ENF]