Konten dari Pengguna

Peninggalan Dinasti Sanjaya yang Jarang Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peninggalan Dinasti sanjaya. Sumber foto: pexels/Ray Feng.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peninggalan Dinasti sanjaya. Sumber foto: pexels/Ray Feng.

Sejarah Indonesia yang kaya dan beragam mencakup berbagai dinasti dan kerajaan yang telah mempengaruhi perkembangan budaya, seni, dan arsitektur di kepulauan ini. Termasuk peninggalan Dinasti Sanjaya.

Salah satu dinasti yang mungkin tidak seterkenal seperti Majapahit atau Sriwijaya tetapi memiliki pengaruh yang signifikan adalah Dinasti Sanjaya.

Dalam buku Explore Sejarah Ìndonesia Jilid 1 yang ditulis oleh Dr. Abdurakhman halaman 34, menjelaskan bahwa dinasti ini pernah berkuasa di Kerajaan Medang atau Mataram Kuno dan meninggalkan peninggalan bersejarah yang menarik, namun sering kali jarang diketahui oleh banyak orang.

Peninggalan Dinasti Sanjaya

Ilustrasi peninggalan dinasti Sanjaya. Sumber foto: pexels/TAO WANG.

Berikut beberapa peninggalan Dinasti Sanjaya.

1. Gunung Wurik

Salah satu peninggalan paling mencolok dari Dinasti Sanjaya adalah Candi di Gunung Wukir, Magelang.

Candi ini diduga adalah salah satu bentuk peninggalan Dinasti Sanjaya berdasarkan informasi dalam Prasasti Canggal. Prasasti ini berasal dari tahun 732 Masehi dan memberikan indikasi kuat bahwa Dinasti Sanjaya memiliki pengaruh besar di wilayah ini.

Candi di Gunung Wukir adalah contoh arsitektur candi Hindu yang indah dan mencerminkan tingkat keahlian yang tinggi dalam seni bangunan pada masa itu.

2. Dataran Tinggi Dieng

Selain Candi di Gunung Wukir, Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah juga menyimpan sejumlah candi yang dianggap sebagai peninggalan Dinasti Sanjaya.

Candi-candi ini memiliki karakteristik unik dengan bentuk yang mungil dan sederhana.

Meskipun mungkin tidak sebesar beberapa candi terkenal lainnya di Indonesia, seperti Borobudur atau Prambanan, mereka tetap memberikan gambaran tentang bagaimana peradaban Dinasti Sanjaya menghasilkan karya seni yang indah.

3. Prasasti Mantyasih

Penting untuk mencatat bahwa Prasasti Mantyasih juga merupakan sumber sejarah yang sangat penting terkait dengan Dinasti Sanjaya.

Prasasti ini berasal dari tahun 907 Masehi dan mencantumkan daftar nama-nama raja yang memerintah di Medang.

Rakai Mataram, yang mungkin merupakan pendiri Dinasti Sanjaya, menempati posisi pertama dalam daftar tersebut.

Prasasti Mantyasih memberikan wawasan berharga tentang struktur pemerintahan dan hierarki kekuasaan pada masa Dinasti Sanjaya.

4. Candi Srikandi

Candi Srikandi merupakan peninggalan dinasti sanjaya yang ada di daerah Jawa Tengah. Tepatnya ada di Kabupaten Banjarnegara. Berdasarkan analisa para ahli, candi-candi yang ada di area Dieng, termasuk candi Sanjaya difungsikan sebagai pemujaan terhadap Trimurti (Tiga Dewa Utama dalam agama Hindu).

5. Candi Sembadra

candri Sembada tertelak di Dieng Kulon, kecamatan Batur Kabupaten Banjernegara, Jawa Tengah. Berdasarkan catatan sejarah, Candi Sembadra sudah ada sejak zaman Belanda. Ia merupakan candi Hindu aliran Syiwa yang diperkirakan dibangun pada abad ke 8 atau abad ke 9 awal.

Peninggalan Dinasti Sanjaya mencerminkan kemegahan peradaban mereka, terutama dalam bidang seni dan arsitektur.

Meskipun belum seterkenal seperti beberapa dinasti lainnya, Dinasti Sanjaya memberikan kontribusi berharga terhadap warisan budaya Indonesia.

Itulah peninggalan dinasti sanjaya yang jarang diketahui.