Konten dari Pengguna

Peninggalan Jepang di Indonesia yang Masih Ada hingga Kini

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peninggalan Jepang di Indonesia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peninggalan Jepang di Indonesia. Foto: Pixabay

Terdapat begitu banyak peninggalan Jepang di Indonesia, terutama adalah yang berupa material, selama negara tersebut menjajah Indonesia selama 3,5 tahun.

Artikel berikut akan membahas mengenai peninggalan Jepang di Indonesia yang masih berdiri kokoh hingga saat ini sekaligus menjadi bukti penjajahan.

Peninggalan Jepang di Indonesia

Ilustrasi peninggalan Jepang di Indonesia. Foto: Pixabay

Melalui buku Obsesi Jepang di Kota Kendari karya Lukman Hakim, banyak terdapat peninggalan material Jepang di Indonesia, termasuk bunker, gua, terowongan bawah tanah, hingga landasan pesawat udara.

Belum lagi berbagai macam instalasi militer dan berbagai kapal Jepang yang karam di perairan Indonesia. Meskipun banyak di antara peninggalan tersebut yang tidak mendapat perhatian masyarakat.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang peninggalan Jepang di Indonesia, antara lain:

1. Benteng Jepang

Selama masa pendudukan Jepang, mereka pernah membangun benteng di area yang dianggap strategis, yaitu di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ketika itu, Bukittinggi dijadikan sebagai markas besar Angkatan Darat ke-25 oleh Kekaisaran Jepang yang terbagi ke dalam tiga titik.

Benteng pertama berada di belakang, sedangkan benteng kedua berada di samping Kantor Desa Taluk. Benteng ketiga berada di halaman sebuah sekolah dasar yang kalau ditarik garis antara ketiganya akan membentuk segitiga dengan jarak 25 m.

2. Bandar Udara

Bandar udara Frans Kaisiepo yang berada di Pulau Biak juga adalah peninggalan Jepang. Ada juga bandar udara tidak bernama lain yang dibangun di Pulau Morotai, tepatnya di sekitar Pantai Daruba.

Berbagai fasilitas militer juga berdiri di atas bandar udara tersebut yang kemudian menjadi saksi pecahnya Perang Dunia II antara Jepang dan Sekutu.

3. Bunker

Bunker dibangun oleh tentara Jepang sebagai pertahanan militer untuk melawan Sekutu. Bunker Jepang tersebar di berbagai kota di Indonesia, misal di Lanud Adisutjipto di Yogyakarta dan Taman Wisata Alam di Kabupaten Pangandaran.

4. Gua

Gua digunakan oleh tentara Jepang untuk bersembunyi dan menyimpan senjata. Beberapa lokasi gua Jepang di Indonesia, antara lain di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul di Yogyakarta dan di Desa Blang Panyang, Kota Lhokseumawe.

Demikian adalah beberapa peninggalan Jepang di Indonesia yang situsnya masih bisa dilihat hingga saat ini. (SP)