Penjelasan Singkat Kapan VOC Didirikan dan Dibubarkan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vereenigde Oostindische Compagnie atau yang terkenal sebagai VOC menjadi kongsi dagang paling besar dari Belanda yang menguasai Nusantara. Kongsi dagang ini mempunyai monopoli untuk kegiatan perdagangan di Asia. Lalu, kapan VOC didirikan dan dibubarkan?
VOC di Indonesia mempunyai jejak yang panjang dari mulai berdiri sampai dibubarkan. Seperti apa sejarahnya? Simak dalam penjelasan berikut!
Kapan VOC Didirikan?
Lukman Surya Saputra dalam buku berjudul Pendidikan Kewarganegaraan: Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme menjelaskan bahwa penjajahan Belanda di Indonesia bermula sejak didirikannya Vereenigde Oost Indische Compagnie atau VOC di tanggal 20 Maret 1602.
Sejak saat itu, Belanda berada di Indonesia lewat VOC, kemudian dimulai berbagai kekerasan yang menimpa rakyat Indonesia. Penderitaan rakyat Indonesia terjadi pada banyak aspek kehidupan, bahkan terjadi di berbagai daerah.
Lebih tepatnya, VOC berdiri sesuai diterbitkannya legalitas Oktroi VOC. Ini adalah semacam hak paten atas sejumlah keistimewaan yang dipegang VOC yang diberikan oleh Pemerintah Belanda.
Terbentuknya Oktroi VOC pada 1602 muncul dari proses penggabungan 6 perusahaan kecil yang pernah beroperasi sebelumnya. Kata lainnya, sejarah VOC muncul dari 6 perusahaan itu.
Oktroi VOC menyandang nama resmi Generale Vereenichde Geoctroyeerde Compagnie, dan itulah nama resmi dari VOC.
VOC dalam bahasa Indonesia merupakan Perusahaan Hindia Timur Belanda dan secara resmi bernama Persatuan Perusahaan Hindia Timur.
Kapan VOC Dibubarkan?
Kiprah VOC akhirnya berakhir dan dibubarkan di tanggal 31 Desember 1799. Sebab, mengalami kemunduran yang cukup signifikan. Selain itu, ada berbagai faktor sehingga VOC dibubarkan, yaitu:
Biaya peperangan yang sangat tinggi dan hutang yang semakin menggunung. Misalnya, peperangan menghadapi Kerajaan Mataram, Ternate, Gowa-Tallo, Banten, sampai Tidore.
Korupsi yang terus mengakar di dalam organisasi VOC akibat para pegawai lupa tanggung jawab, tugas, serta amanah yang dijalankan. Mereka malah berlomba-lomba memperkaya diri sendiri dan munculnya korupsi yang berdampak terhadap keuangan VOC.
Jual beli jabatan yang dipraktikkan para petinggi VOC. Pegawai yang merasa sudah kaya akan pensiun dini, kemudian mereka menjual jabatan tersebut kepada orang lain.
Wilayah kekuasaan yang sangat besar membuat pengawasan semakin susah. Terlebih, pengawasan yang dilakukan juga minim.
Demikianlah penjelasan tentang kapan VOC didirikan dan dibubarkan yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (ek)
