Penyebab Kematian Arjuna dalam Wiracarita Mahabharata

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arjuna adalah salah satu dari lima Pandawa yang dikisahkan dalam wiracarita Mahabharata. Tokoh Arjuna dikenal sebagai sosok yang sakti dan setia. Adapun penyebab kematian Arjuna adalah melakukan perjalanan suci menjelajahi Bharatawarsha setelah kekuatannya menghilang.
Astuti dalam penelitiannya bertajuk Arjuna: Ksatria Lemah Lembut Tetapi Tegas menjelaskan bahwa Arjuna adalah ksatria Pandawa yang dikenal mempunyai karakter lemah lembut, sakti, dan tegas.
Apabila ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian Arjuna, simak penjelasannya dalam artikel berikut.
Penyebab Kematian Arjuna
Arjuna adalah ksatria ketiga dari Pandawa Lima dalam kisah Mahabharata. Tokoh ini dianggap sebagai karakter kesayangan masyarakat Jawa, karena memiliki keunggulan, seperti pandai berperang, sikap lemah lembut, tetapi tetap tegas.
Dalam kisah Mahabharata, Arjuna dikenal sebagai putra Prabu Pandu, seorang raja dari Kerajaan Hastinapura. Dirinya juga dikenal sebagai teman dekat Kresna yang dianggap sebagai jelmaan Dewa Wisnu.
Lantas, apa penyebab kematian Arjuna? Hal ini berawal dari pasca pertempuran Bharatayuddha, yaitu perang antara Pandawa melawan Korawa. Saat itu, terjadi penyelenggaraan upacara Aswamedha-yadnya di Hastinapura.
Pada pelaksanaan upacara tersebut, dilepaskan seekor kuda yang kemudian diikuti Arjuna serta prajuritnya. Saat Arjuna tiba di Manipura, dirinya bertemu Babruwahana yang ternyata adalah putra Arjuna, tetapi tidak pernah bertemu ayahnya.
Mereka berdua akhirnya bertempur dan Babruwahana berhasil membunuh Arjuna. Ketika sadar jika Arjuna adalah ayahnya, Babruwahana pun menyesal dan akhirnya meminta bantuan Ulupi untuk menghidupkan Arjuna kembali.
Beberapa waktu kemudian, Arjuna mendapatkan misi untuk menyelamatkan penghuni Dwaraka dan berhasil menyelesaikannya berkat bantuan petunjuk dari Resi Byasa. Di sisi lain, Arjuna juga mengadu jika kekuatannya tiba-tiba menghilang ketika sedang membutuhkannya.
Akhirnya, Byasa menyadari jika itu termasuk takdir Tuhan dan menyarankan Pandawa untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan melakukan perjalanan suci ke Bharatawarsha. Para Pandawa, termasuk Arjuna pun menjalankan perintah tersebut.
Dalam perjalanan suci itu, Pandawa dihalangi api besar dan meminta Arjuna agar senjata Gandiwa, serta tabung anak panah diserahkan kepada Baruna karena tugasnya telah selesai. Arjuna pun melemparkan senjatanya ke kediaman Baruna dan api pun lenyap.
Saat para Pandawa dan istri-istrinya mendaki gunung Himalaya agar lekas sampai, Arjuna tiba-tiba gugur di tengah perjalanan, usai kematian Nakula, Sadewa, serta Drupadi.
Demikian informasi mengenai penyebab kematian Arjuna dalam kisah Mahabharata. [ENF]
