Perbedaan Pendekatan Keruangan dan Kelingkungan dalam Geografi

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan pendekatan keruangan dan kelingkungan dalam geografi terletak pada fokus kajian dari masing-masing. Pasalnya, keruangan lebih fokus pada ruang, sedangkan kelingkungan lebih fokus pada interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
Walaupun memiliki fokus kajian yang berbeda, tidak ada yang lebih baik di antara kedua pendekatan tersebut. Kondisi itu dapat terjadi karena setiap pendekatan dalam ilmu geografi mempunyai fungsi serta manfaat masing-masing.
Pendekatan dalam Geografi
Geografi merupakan salah satu jenis ilmu pengetahuan yang ada di bumi. Mengutip dari laman KBBI Daring Kemdikbud, geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa ada banyak kajian yang terdapat dalam ilmu geografi. Banyaknya kajian dalam ilmu geografi tentu tidak mungkin terjadi tanpa adanya dasar atau pendekatan dalam melakukan kajian.
Pendekatan geografi ada tiga, yakni pendekatan keruangan, kelingkungan, serta kompleks wilayah. Mengutip dari buku Pasti Bisa Geografi untuk SMA/MA Kelas X karya Tim Ganesha Operation (2017: 7 – 8), berikut penjelasannya tentang tiga pendekatan geografi.
Pendekatan keruangan adalah upaya mengkaji rangkaian persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam ruang.
Pendekatan kelingkungan adalah upaya mengkaji fenomena geosfer khususnya terhadap interaksi antara organisme dan lingkungannya.
Pendekatan kompleks wilayah adalah upaya mengkaji fenomena geosfer di setiap wilayah yang berbeda-beda sehingga perbedaan tersebut membentuk karakteristik wilayah.
Penjelasan tersebut telah menguraikan definisi dari tiga pendekatan dalam ilmu geografi. Secara narasi, ketiga pendekatan tersebut memang tampak memiliki pengertian serupa sebab sama-sama mengkaji fenomena geosfer.
Namun, kenyataannya ketiga pendekatan tersebut memiliki fokus kajian yang berbeda terutama pendekatan kompleks wilayah yang mengkaji karakteristik wilayah. Lain halnya dengan pendekatan keruangan dan kelingkungan.
Ketika baru mempelajari geografi, seseorang bisa saja mempertanyakan tentang perbedaan antara pendekatan keruangan dengan kelingkungan. Pasalnya, keduanya memang tampak mirip.
Geografi: Perbedaan Pendekatan Keruangan dan Kelingkungan
Jika mengamati penjelasan pendekatan geografi, sebenarnya sudah jelas bahwa perbedaan pendekatan keruangan dan kelingkungan terletak pada fokus kajian. Keruangan fokus pada ruang, sedangkan kelingkungan fokus pada interaksi.
Guna memperjelas perbedaan di antara dua pendekatan tersebut, berikut adalah beberapa poin pentingnya.
1. Fokus Kajian
Pendekatan keruangan atau spasial mengkaji persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam ruang. Kemudian, kelingkungan mengkaji fenomena geosfer terutama interaksi antara organisme dan lingkungannya atau ekologi.
2. Implementasi Pendekatan
Contoh implementasi pendekatan keruangan adalah membahas tentang naiknya curah hujan yang menyebabkan banjir. Contoh implementasi kelingkungan adalah membahas tentang aktivitas membuang sampah yang menyebabkan banjir.
Jadi, perbedaan pendekatan keruangan dan kelingkungan dalam geografi terletak pada fokus kajian serta implementasinya. Walaupun berbeda, tidak ada yang lebih baik atau kurang baik di antara keduanya sebab sama-sama penting bagi ilmu pengetahuan. (AA)
