Perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu yang Perlu Dipahami

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proto Melayu dan Deutro Melayu adalah leluhur atau nenek moyang dari bangsa Indonesia. Pendapat ini atas dasar dari teori dua gelombang. Adapun perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu terletak pada waktu kemunculannya.
Shindy dan Sahelangi dalam Gambaran Hasil Analisis Sefalometri pada Pasien Ras Deutro Melayu Usia 8-12 Tahun Menggunakan Analisis Ricketts menyebutkan bahwa Proto Melayu dan Deutro Melayu dianggap sebagai nenek moyang dari bangsa Indonesia.
Untuk mengetahui penjelasan lengkap seputar perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu, simak selengkapnya di artikel berikut.
Perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu
Proto Melayu dan Deutro Melayu adalah nenek moyang maupun leluhur dari bangsa Indonesia. Meskipun tampak sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan masing-masing. Adapun perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu adalah:
1. Waktu Kemunculan
Salah satu perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu adalah dari segi waktu kemunculannya. Proto Melayu dianggap sebagai leluhur bangsa Indonesia yang muncul sekitar 1500 Sebelum Masehi.
Bangsa Proto Melayu memasuki Indonesia melalui jalur timur, yakni Filipina serta Sulawesi, dan jalur barat, yaitu Malaysia serta Sumatera. Sementara itu, bangsa Deutro Melayu atau Melayu Muda diperkirakan berhasil memasuki Indonesia pada tahun 500 Sebelum Masehi.
Bangsa Indonesia yang termasuk keturunan Deutro Melayu, yaitu suku Jawa, Aceh, Bugis, Bali, Betawi, Melayu, Makassar, Madura, Sunda, hingga Minahasa. Bangsa ini datang dari kawasan China Selatan atau Yunan dan masuk melalui Vietnam, menuju Sumatera.
2. Ciri-ciri
Perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu berikutnya terletak pada ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri bangsa Proto Melayu, yaitu:
Mempunyai rambut lurus.
Mempunyai mata sipit.
Berasal dari kawasan Yunan, China.
Mempunyai kulit berwarna kuning kecokelatan.
Masuk ke Indonesia dari tahun 1500 Sebelum Masehi.
Di sisi lain, ciri-ciri bangsa Deutro Melayu adalah:
Mempunyai mata yang sipit.
Mempunyai rambut lurus dan berwarna hitam.
Mempunyai bola mata berwarna cokelat.
Mempunyai tubuh yang kecil.
Mempunyai kulit putih, cenderung kuning atau sawo matang.
Mempunyai tulang rahang kecil daripada bangsa Proto Melayu.
Demikian sederet informasi berkaitan dengan perbedaan Proto Melayu dan Deutro Melayu. [ENF]
