Konten dari Pengguna

Periode Pemerintahan Bani Umayyah beserta Pencapaiannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi periode pemerintahan Bani Umayyah. Sumber: Spencer Davis/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi periode pemerintahan Bani Umayyah. Sumber: Spencer Davis/pexels.com

Bani Umayyah adalah dinasti yang melanjutkan masa kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Adapun periode pemerintahan Bani Umayyah berlangsung selama 90 tahun (680-750 Masehi).

Menurut Nur dalam Pemerintahan Islam Masa Daulat Bani Umayyah (Pembentukan, Kemajuan dan Kemunduran) menyebutkan bahwa selama berkuasa sekitar 90 tahun, banyak kemajuan yang dicapai dalam hal mengembangkan peradaban Islam.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar periode pemerintahan Bani Umayyah, simak artikel berikut ini.

Periode Pemerintahan Bani Umayyah

Ilustrasi periode pemerintahan Bani Umayyah. Sumber: Julia Volk/pexels.com

Nama Bani Umayyah berasal dari Umayyah bin Syams, yaitu salah satu pemimpin kaum Quraisy dan saudara sepupu dari Hasyim bin Abdi Manaf. Muawiyah bin Abi Sufyan sebagai pendiri Bani Umayyah termasuk sebagai keturunan Umayyah.

Beliau mendirikan Bani Umayyah pasca konflik dengan Hasan bin Ali pada 41 Hijriah di wilayah Damaskus. Adapun periode pemerintahan Bani Umayyah berlangsung selama 90 tahun.

Di bawah kekuasaan Muawiyah bin Abi Sufyan, Bani Umayyah mampu merebut kekuasaan Husein putra Ali bin Abi Thalib dengan mudah. Hal ini adalah buah dari pengalamannya semasa menjadi panglima perang dan Gubernur Syam.

Adapun puncak kekuasaan Bani Umayyah sendiri berlangsung pada masa Khalifah Al-Walid dan mulai menurun setelahnya. Selama 90 tahun berkuasa, Bani Umayyah dipimpin oleh 14 orang khalifah yang diakhiri dengan Khalifah Marwan bin Muhammad.

Pencapaian Bani Umayyah

Selama berkuasa, Bani Umayyah mampu mencapai berbagai kemajuan, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun politik. Adapun beberapa bentuk pencapaian Bani Umayyah adalah:

1. Bidang Sosial

Pada bidang sosial, Bani Umayyah mulai membuka hubungan dengan bangsa muslim di beberapa negara yang mempunyai kebudayaan maju, seperti Mesir, Persia, hingga Eropa. Hal ini memicu terjadinya akulturasi budaya.

Akibat dari akulturasi tersebut beberapa bentuk bangunan mulai mengikuti budaya campuran. Di sisi lain, kemajuan di bidang sosial juga tampak di masa kepemimpinan Khalifah Walid bin Abdul Malik yang memperbaiki bangunan gedung, pabrik, jalan, dan membangun sumur. Beliau juga membangun Masjid Al-Amawi di Damaskus.

2. Bidang Politik

Bani Umayyah tergolong sebagai dinasti yang memiliki sistem politik maju. Di bidang politik dalam negeri, Bani Umayyah menerapkan pemindahan pusat kekuasaan, dari Madinah ke Damaskus. Sebab, area tersebut cukup jauh dari pemicu konflik.

Di samping itu, Bani Umayyah juga membentu lembaga kesekretarisan (kuttab), antara lain:

  • Katib Ar-Rasail: sekretaris yang bertugas untuk mengurus administrasi dan surat-menyurat.

  • Katib Al-Kharraj: sekretaris yang bertugas mengurus penerimaan dan pengeluaran pemerintahan.

  • Katib Al-Jund: sekretaris yang tugasnya berkaitan dengan ketentaraan.

  • Katib Al-Qaadhi: sekretasis yang berfungsi utnuk memastikan hukum berlangsung tertib melalui lembaga peradilan dan hakim setempat.

  • Katib Asy-Syurthah: sekretaris yang bergungsi untuk memelihara keamanan dan ketertiban hukum.

Di samping itu, Bani Umayyah juga membentuk lembaga pengawal khalifah atau Al-Hijabah dan organisasi kepolisian atau Syurthah. Di sisi lain, ada pula lembaga kehakiman yang mulai dikembangkan pada masa Bani Umayyah.

Sementara itu, pada praktik politik luar negeri, Bani Umayyah mulai memperluas wilayah kekuasaannya ke beberapa daerah, seperti Khurasan, Afghanistan, Kabul, Bizantium, Balk, Bukhara, Ferghana, Khawarizm, Samarkand, India, Afrika Utara, Maroko, Pakistan, Persia, serta beberapa negara lainnya.

3. Sistem Ekonomi

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah, terdapat kemajuan perekonomian karena wilayah yang ditaklukkan sangat luas. Hal itu bukan hanya berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga praktik yang diterapkan oleh Gubernur Irak, Al-Hajjaj bin Yusuf.

Beliau memperbaiki saluran air yang terdapat di Sungai Eufrat dan Tigris, memperbaiki sistem ukuran timbangan, takaran, dan keuangan, serta memajukan perdagangan.

4. Bidang Ilmu Pengetahuan

Bidang ilmu pengetahuan juga mulai berkembang pada masa Bani Umayyah, seperti di bidang ilmu eksakta dan filsafat. Di masa ini pula, lahir banyak penyair hebat, seperti Jurair, Al-Farazdak, hingga Ghayyats Taghlibi Al-Akhtal.

Demikian beberapa informasi mengenai periode pemerintahan Bani Umayyah dan pencapaiannya. [ENF]