Periodisasi: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Periodisasi adalah pembagian atau pembabakan peristiwa masa lampau yang sangat panjang menjadi beberapa zaman. Ada alasan khusus kenapa periodisasi dilakukan oleh para ahli sejarah.
Dikutip dari buku Sejarah Indonesia: untuk SMK Kelas X Semester Ganjil, suatu peristiwa atau kejadian membutuhkan pengklasifikasian berdasarkan bentuk serta jenis kejadian atau peristiwa tersebut.
Peristiwa yang telah diklasifikasikan kemudian disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya. Simak tujuan dan contoh periodisasi pada penjelasan berikut.
Tujuan Periodisasi Sejarah
Dalam kenyataan sejarah yang ada, tidak dikenal adanya periodisasi. Sebab, pada hakikatnya peristiwa sejarah saling berkesinambungan satu dengan yang lainnya dan tidak terputus dalam suatu periodisasi, seperti dikutip dari buku Sejarah: Untuk Kelas 1 SMA.
Namun, para ahli akhirnya melakukan penyusunan periodisasi dalam penulisan sejarah. Berikut ini tujuannya:
Mempermudah dalam mendapatkan suatu gambaran tentang kejadian peristiwa sejarah.
Membuat kisah sejarah yang panjang dan rumit menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.
Memenuhi syarat sistematika ilmu pengetahuan.
Mengetahui cerita sejarah secara kronologis.
Sebagai penyusun dasar cerita sejarah.
Contoh Periodisasi Sejarah
Ada beberapa contoh periodisasi sejarah Indonesia menurut para ahli sejarah. Berikut ini penjelasannya:
1. Periodisasi Sejarah menurut Prof. Dr. Soekanto
Menurut Soekanto, periodisasi sejarah diusulkan secara kronologis seperti:
Masa pangkal sejarah: - 0
Masa Kutai-Tarumanegara: 0 - 600
Masa Sriwijaya-Medang-Singosari: 600 - 1300
Masa Majapahit: 1300 - 1500
Masa Kerajaan Islam: 1500 - 1600
Masa Aceh, Mataram, Makasar: 1600 - 1700
Masa pemerintah asing: 1700 - 1945
Masa Republik Indonesia: 1945 - sekarang
2. Periodisasi Sejarah menurut H.J. De Graaf
H.J. De Graaf membagikan periodisasi sejarah Indonesia melalui bukunya berjudul Geschiedenis van Indonesia. Berikut ini susunan periodisasinya:
Orang Indonesia dan Asia Tenggara (sampai dengan 1650).
Bangsa Barat di Indonesia (1511 - 1800).
Orang Indonesia di zaman VOC (1600 - 1800).
3. Periodisasi Sejarah menurut Moh. Yamin
Dalam buku 6000 Tahun Sang Merah Putih, Moh. Yamin membagikan periodisasi sejarah Indonesia sebagai berikut:
Zaman Proto Historis, dari permulaan Tarikh Masehi sampai ke abad VII.
Zaman Sriwijaya - Sailendra (abad VII - XII).
Zaman Singasari - Majapahit (XIII - XVI).
Zaman Penyusunan Kemerdekaan Indonesia (sejak abad XVI - XIX).
Itulah penjelasan mengenai pengertian periodisasi, beserta tujuan dan contohnya yang bisa dipakai untuk memahami dan mempelajari ilmu Sejarah. Semoga bermanfaat (Tp)
