Konten dari Pengguna

Peristiwa 17 Agustus 1945 di Indonesia dan Kronologinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peristiwa 17 Agustus 1945. Sumber: Nasirun Khan/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peristiwa 17 Agustus 1945. Sumber: Nasirun Khan/pexels.com

Peristiwa 17 Agustus 1945 yang paling bersejarah adalah pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hal ini menandakan berdaulatnya Indonesia sebagai negara yang berdiri sendiri dan terlepas dari belenggu penjajah selama berabad-abad.

Satia, Rimayani, dan Nuraini dalam Sejarah Ketatanegaraan Pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Sampai 5 Juli 1959 Di Indonesia juga menjelaskan bahwa tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari proklamasi kemerdekaan Indonesia yang memiliki sejarah panjang.

Untuk mengetahui informasi tentang kronologi peristiwa 17 Agustus 1945, simak penjelasannya dalam bacaan berikut.

Kronologi Peristiwa 17 Agustus 1945

Ilustrasi peristiwa 17 Agustus 1945. Sumber: el jusuf/pexels.com

Tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, pada hari tersebut berlangsung pembacaan teks proklamasi yang menandakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Selain itu, kronologi hari tersebut cukup panjang, sampai akhirnya Indonesia berhasil menjadi negara merdeka.

Adapun kronologi peristiwa 17 Agustus 1945 adalah:

1. Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa Rengasdengklok bermula dari Jepang yang menyerah terhadap Sekutu di tanggal 15 Agustus 1945, sehingga Perang Dunia II yang berlangsung lama dapat berakhir. Sayangnya, kekosongan kependudukan di Indonesia ini masih membuat Soekarno dan Moh. Hatta merasa ragu untuk menyatakan kemerdekaan.

Di sisi lain, golongan pemuda terus mendorong pelaksanaan kemerdekaan. Sampai akhirnya, pada 16 Agustus 1945 dini hari, Soekarno dan Moh. Hatta diculik ke Rengasdengklok. Penculikan tersebut bertujuan untuk diskusi terkait kemerdekaan Indonesia sampai akhirnya kedua tokoh nasional tersebut setuju dengan pendapat golongan pemuda.

2. Pembacaan Teks Proklamasi

Soekarno dan Moh. Hatta kembali ke Jakarta tanggal 17 Agustus 1945 dini hari setelah menyepakati pelaksanaan proklamasi kemerdekaan. Mereka tiba di kediaman Soekarno untuk menyusun naskah proklamasi.

Naskah tersebut ditulis tangan oleh Soekarno, diketik Sayuti Melik, lalu ditandatangani Soekarno-Hatta. Pada pukul 10.00 WIB, akhirnya naskah proklamasi dibacakan oleh Soekarno di halaman kediamannya.

3. Pengibaran Sang Saka Merah Putih

Usai membacakan naskah proklamasi kemerdekaan, maka dilaksanakan pengibaran bendera merah putih. Hal itu menjadi simbol bahwa Indonesia telah merdeka. Bendera tersebut adalah hasil jahitan dari istri Soekarno, Fatmawati.

Pengibar bendera Merah Putih adalah Latief Hendraningrat dan didampingi Soehoed Prawoto dan Soehoed. Pada proses pengibaran, para peserta yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Demikian informasi lebih lanjut mengenai peristiwa 17 Agustus 1945 dan kronologinya. [ENF]